okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-45, Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, sukses menggelar serangkaian kegiatan bernuansa budaya dan religius yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Bertempat di halaman kantor desa, perayaan ini menjadi bukti semangat warga dalam menjaga tradisi sekaligus memperkuat solidaritas antarwarga.
Kepala Desa Bukit Raya, Harnoto, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan ini tidak lepas dari kekompakan warga dan dukungan seluruh elemen masyarakat. “Kami bersyukur bisa mempersembahkan rangkaian acara ini. Antusiasme warga luar biasa. Ini semua berkat semangat gotong royong yang masih sangat kuat di desa kami,” ucapnya.
Perayaan dimulai dengan kegiatan istighosah kubro yang digelar sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan desa. Suasana religius di malam pertama membawa ketenangan, sekaligus menjadi pembuka yang sarat makna.
Di hari kedua, panggung terbuka menampilkan pertunjukan seni tari yang melibatkan peserta dari berbagai usia dan latar belakang. Mulai dari anak-anak TK, pelajar SD, SMP, hingga MA, semuanya mendapat ruang untuk menampilkan kebolehan dalam menari dan mempersembahkan budaya lokal.
“Kami memang ingin semua generasi terlibat. Tidak ada batasan, semua boleh tampil. Ini bagian dari upaya kami menumbuhkan kecintaan terhadap budaya sejak dini,” jelas Harnoto.
Puncak kemeriahan terjadi di malam terakhir dengan pertunjukan wayang kulit yang menampilkan sinden muda berbakat, Niken Salindri. Penampilannya berhasil menyedot perhatian warga yang memenuhi area pertunjukan hingga larut malam.
Lebih dari sekadar hiburan, peringatan HUT Desa Bukit Raya ini menjadi wadah memperkuat jati diri masyarakat melalui pelestarian nilai-nilai budaya yang hidup dan tumbuh bersama mereka.
“Kami ingin budaya tidak hanya ditonton, tapi juga diwarisi dan dihidupi oleh generasi selanjutnya,” tutup Harnoto. (adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)








