Menu

Mode Gelap

Advertorial · 26 Sep 2025 17:10 WITA

TPS3R Barokah Loa Kulu Jadi Laboratorium Belajar Pengelolaan Sampah untuk Pelajar


Siswa SMA Negeri 1 Tenggarong belajar langsung praktik pengelolaan sampah di TPS3R Barokah Loa Kulu, Rabu (24/9/2025). (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Siswa SMA Negeri 1 Tenggarong belajar langsung praktik pengelolaan sampah di TPS3R Barokah Loa Kulu, Rabu (24/9/2025). (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Tumpukan kantong plastik, botol bekas, dan sampah rumah tangga yang biasanya dianggap masalah, di TPS3R Barokah Loa Kulu justru diubah menjadi bahan pembelajaran. Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) ini kini berkembang menjadi ruang edukasi lingkungan, khususnya bagi pelajar.

Sebanyak 30 siswa SMA Negeri 1 Tenggarong baru-baru ini mengunjungi lokasi. Mereka terdiri dari 18 siswa kelas X-6 dan 12 siswa kelas X-7. Kegiatan kokurikuler itu berfokus pada observasi langsung proses pengelolaan sampah.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, yang hadir mendampingi, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda. “Masalah sampah tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah. Harus ada kesadaran bersama, termasuk dari pelajar,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).

Para siswa kemudian mendapat penjelasan dari Ketua TPS3R Barokah, Muhammad Fadli, yang memaparkan alur pengelolaan. Proses dimulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan sampah organik maupun anorganik agar tidak menumpuk di lingkungan. “Kami ingin memberikan contoh bahwa sampah rumah tangga bisa dikelola lebih baik,” katanya.

Dalam sesi praktik, siswa diperkenalkan pada mesin pencacah organik, alat pemilah, hingga metode sederhana daur ulang plastik. Edukasi ini membantu mereka memahami konsep reduce, reuse, recycle dengan cara yang lebih aplikatif.

Guru pendamping SMA Negeri 1 Tenggarong, Dorce, menilai kegiatan ini penting untuk memperluas wawasan siswa. “Dengan belajar langsung di lapangan, anak-anak bisa lebih peduli dan berkontribusi nyata,” ujarnya.

DLHK Kukar berharap, melalui edukasi semacam ini, lahir generasi muda yang lebih sadar ekologis. TPS3R Barokah pun tampil sebagai contoh nyata bagaimana pengelolaan sampah bisa menjadi sarana pembelajaran dan perubahan perilaku menuju gaya hidup ramah lingkungan. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akses Jalan Oloy Putus Akibat Longsor, Warga Muara Muntai dan Muara Wis Terdampak

25 Agustus 2026 - 13:26 WITA

HMI Kukar Soroti Pinjaman Rp820 Miliar, Desak Bankaltimtara Kawal Pengelolaan Keuangan Daerah

24 Agustus 2026 - 16:02 WITA

Pemkab Kukar Siapkan Opsi Baru untuk Hidupkan Kembali Tangga Arung Square dan Bioskop

22 Agustus 2026 - 15:48 WITA

14 Pejabat Kukar Dilantik, Bupati Sebut Pengisian Jabatan Masih Berjalan

21 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Berawal dari Minta Tumpangan, Pria di Muara Kaman Diduga Serang Korban di Kebun Sawit

21 Agustus 2026 - 20:46 WITA

Erau 2026 Dikawal Kejari Kukar, Pemkab Pastikan Pelaksanaan Sesuai Aturan

20 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Trending di Home