Menu

Mode Gelap

Advertorial · 18 Agu 2025 20:40 WITA

Veteran Kukar Hanya Terima Rp 900 Ribu per Bulan, DPRD Minta Kenaikan


Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menyoroti kecilnya nilai tali asih bagi veteran dan janda veteran yang hanya Rp 900 ribu per bulan. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menyoroti kecilnya nilai tali asih bagi veteran dan janda veteran yang hanya Rp 900 ribu per bulan. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA Upacara HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Kantor Bupati Kukar berlangsung khidmat. Namun, di tengah suasana peringatan kemerdekaan itu, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menyuarakan keprihatinan: tali asih untuk veteran dan janda veteran di Kukar masih jauh dari layak.

“Nilai Rp 900 ribu per bulan itu terlalu kecil jika dibandingkan dengan pengorbanan mereka yang telah berjuang untuk bangsa dan negara,” ujarnya, Minggu (17/8/2025).

Menurutnya, penghargaan terhadap jasa para pejuang seharusnya diwujudkan dalam bentuk yang lebih manusiawi. Ia mengusulkan agar nominal tali asih disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten Kukar yang kini sekitar Rp 3,7 juta.

“Kalau tidak bisa setara dengan UMK, paling tidak setengahnya. Itu bentuk penghargaan nyata atas jasa mereka yang berjuang tanpa pamrih,” tegasnya.

Ahmad Yani menilai pemberian tali asih bukan sekadar bantuan sosial, melainkan simbol penghormatan negara terhadap pengorbanan yang telah mereka berikan. “Bangsa ini bisa menikmati kemerdekaan selama 80 tahun berkat mereka. Jangan sampai di usia senja mereka masih kesulitan hidup,” katanya.

Suharno, veteran asal Loa Janan, membenarkan besaran tali asih yang diterima para veteran dan janda veteran masih Rp 900 ribu per bulan. “Kami sudah pernah mengusulkan agar bisa naik menjadi Rp 1 juta, tapi belum disetujui,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Jaminan dan Sosial Dinas Sosial Kukar, Ahmad Fahruzi, menjelaskan bahwa pemberian tali asih merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap para veteran. “Setiap bulan pemerintah memberikan santunan sebesar Rp 900 ribu serta bantuan sembako pada momen-momen tertentu,” katanya.

Namun, ia mengakui peningkatan nilai tali asih memerlukan keputusan kepala daerah dan penyesuaian dengan kemampuan keuangan daerah. Saat ini, terdapat 76 penerima tali asih di Kukar, terdiri dari 19 veteran dan 57 janda veteran, tersebar di beberapa kecamatan. (adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hetifah Soroti Kesenjangan Kapasitas dan Digitalisasi Pemerintahan Desa

21 Juli 2026 - 16:40 WITA

tata kelola pemerintahan desa

Hetifah Usulkan Beasiswa dan Jalur RPL bagi Perangkat Desa

21 Juli 2026 - 16:29 WITA

beasiswa perangkat desa

Kebakaran di Jalan Belida Tenggarong Hanguskan Lima Bangunan, Pasokan Air Jadi Kendala

20 Juli 2026 - 23:31 WITA

kebakaran Jalan Belida Tenggarong

PPDI Kaltim Dilantik di Kukar, Aulia Tekankan Profesionalisme dan Digitalisasi Desa

20 Juli 2026 - 20:24 WITA

PPDI Kaltim

Polisi Tangkap Pria atas Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Samarinda

17 Juli 2026 - 20:22 WITA

kekerasan seksual anak

Tujuh Rumah Terbakar di Tenggarong, Tujuh Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

17 Juli 2026 - 11:39 WITA

kebakaran Tenggarong
Trending di Peristiwa