okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Tiga kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yaitu Loa Kulu, Loa Janan, dan Samboja Barat, yang sebagian wilayahnya termasuk dalam delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Wakil Ketua II DPRD Kukar, Junadi, menyatakan komitmennya untuk mendorong pengembangan sektor-sektor tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Junadi, semakin banyak masyarakat yang mengalihkan fokus ke sektor pertanian dan peternakan karena sulitnya mendapatkan pekerjaan di perusahaan. Untuk itu, ia menilai pentingnya membangun sentra-sentra produksi dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
“Kita harus menjadikan wilayah-wilayah potensial sebagai sentra dengan dukungan infrastruktur yang mumpuni. Kami akan melakukan kunjungan untuk melihat langsung potensi dan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Prioritas Infrastruktur untuk Kemajuan Daerah
Selain mendukung sektor ekonomi, Junadi juga menyoroti pentingnya pengembangan infrastruktur di Dapil V, terutama di wilayah seperti Jonggon yang masih minim fasilitas. Ia menyebut kebutuhan mendesak meliputi penerangan, sistem irigasi, dan akses jalan yang memadai.
“Kondisi jalan dan fasilitas lain seperti penerangan dan irigasi tidak hanya menjadi kebutuhan mendesak di Dapil V, tetapi di seluruh Kukar. Ini menjadi salah satu fokus kami di DPRD,” tambahnya.
Junadi menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur adalah langkah penting untuk mendorong kemajuan daerah secara merata, baik di kawasan yang masuk delineasi IKN maupun wilayah lainnya di Kukar.
“Kami akan terus memperjuangkan kebutuhan-kebutuhan ini di DPRD agar pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” tutupnya.
Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, Junadi optimistis pengelolaan yang tepat, didukung infrastruktur yang baik, akan membawa dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kukar.(adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)








