Menu

Mode Gelap

Advertorial · 11 Okt 2025 14:47 WITA

World Clean Up Day Kutai Kartanegara Bersihkan Waduk Panji dan Stadion Rondong Demang


Warga dan pelajar terlibat dalam aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Waduk Panji, Kecamatan Tenggarong, dalam rangka peringatan World Clean Up Day 2025. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Warga dan pelajar terlibat dalam aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Waduk Panji, Kecamatan Tenggarong, dalam rangka peringatan World Clean Up Day 2025. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Suasana pagi di Waduk Panji, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, tampak berbeda. Ratusan warga, pelajar, dan ASN memenuhi kawasan itu membawa kantong sampah dan alat kebersihan. Mereka menjadi bagian dari aksi World Clean Up Day 2025, yang digelar Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara, Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan ini terpusat di tiga titik utama: Waduk Panji, Stadion Rondong Demang, dan Jalan Beringin. Aksi serentak tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, lembaga pendidikan, perangkat daerah, hingga komunitas lingkungan.

Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, mengatakan kegiatan World Clean Up Day 2025 merupakan agenda tahunan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

“Secara nasional, WCD jatuh pada 20 September, tetapi pemerintah pusat memberi tenggang waktu dari 15 September hingga 15 Oktober. Ini agar daerah dapat menyesuaikan jadwal sesuai kondisi lapangan,” ujarnya.

Menurut Slamet, momentum ini bukan hanya seremoni tahunan, melainkan ajakan untuk mengubah perilaku masyarakat terhadap sampah. “Gerakan ini harus jadi kebiasaan, bukan sekadar kegiatan. Tujuan akhirnya adalah membangun gaya hidup bersih dan peduli lingkungan,” tegasnya.

DLHK Kukar juga mendorong setiap kecamatan, desa, dan sekolah melaksanakan kegiatan serupa selama masa tenggang waktu pelaksanaan. Hal ini bertujuan agar semangat kebersihan tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten, tetapi menyebar ke seluruh wilayah Kukar.

Pelaksanaan WCD 2025 turut mendapat dukungan dari surat edaran Sekretaris Daerah Kukar, yang mengimbau seluruh instansi, lembaga, dan sekolah menggelar aksi bersih lingkungan di wilayah masing-masing.

“Partisipasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan sudah mulai tumbuh menjadi gerakan bersama,” ujar Slamet.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan. Dengan kolaborasi tersebut, upaya menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah dapat berjalan berkelanjutan.

“Melalui peringatan World Clean Up Day 2025, kami ingin menanamkan semangat tanggung jawab terhadap bumi. Tujuan akhirnya agar Kutai Kartanegara menjadi daerah yang bersih, sehat, dan lestari,” tutup Slamet Hadiraharjo. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Siapkan Opsi Baru untuk Hidupkan Kembali Tangga Arung Square dan Bioskop

22 Agustus 2026 - 15:48 WITA

14 Pejabat Kukar Dilantik, Bupati Sebut Pengisian Jabatan Masih Berjalan

21 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Berawal dari Minta Tumpangan, Pria di Muara Kaman Diduga Serang Korban di Kebun Sawit

21 Agustus 2026 - 20:46 WITA

Erau 2026 Dikawal Kejari Kukar, Pemkab Pastikan Pelaksanaan Sesuai Aturan

20 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Karhutla Picu Kabut Asap hingga Tenggarong, Pemkab Kukar Perkuat Koordinasi Penanganan

20 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Karhutla Dekati Permukiman Pendingin, Empat RT Berpotensi Terdampak

18 Agustus 2026 - 19:40 WITA

Trending di Peristiwa