Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 6 Sep 2025 22:26 WITA

155 Kelompok Tani di Sebulu Aktif, Penyuluh Masih Terbatas


Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sebulu, Iwan Setiawan Perbesar

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sebulu, Iwan Setiawan

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA- Kecamatan Sebulu tercatat memiliki 155 kelompok tani yang tersebar di 14 desa. Semua kelompok tersebut aktif dan sudah tergabung dalam gabungan kelompok tani (gapoktan) dengan pola satu desa satu gapoktan.

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sebulu, Iwan Setiawan, menyebut sektor pertanian di wilayahnya secara umum berjalan baik. Namun, ia menyoroti keterbatasan jumlah penyuluh yang masih jauh dari ideal.

“Sampai hari ini ada 155 kelompok tani, semuanya sudah terbentuk dan aktif. Tapi dari 14 desa, hanya ada 6 penyuluh. Jadi beberapa penyuluh harus merangkap, ada yang membina sampai 3 desa,” kata Iwan.

Menurut Iwan, kondisi ini perlu menjadi catatan penting ke depan. Ia berharap program “satu desa satu penyuluh” bisa segera terealisasi agar kinerja pendampingan lebih maksimal.

“Idealnya memang satu desa satu penyuluh supaya program pendampingan pemerintah bisa berjalan baik. Apalagi Sebulu ini punya potensi besar, tidak hanya tanaman pangan tapi juga komoditas lain,” ujarnya.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kukar Berlakukan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP Mulai 3 September Imbas Karhutla dan Kekeringan

2 September 2026 - 18:40 WITA

Kemarau Panjang, Kukar Gelar Salat Istisqa: Bupati Sebut Kekeringan hingga Asap Jadi Ancaman

2 September 2026 - 12:20 WITA

Kabut Asap Memburuk, Bupati Kukar Siapkan Sekolah Daring Mulai Kamis

1 September 2026 - 16:38 WITA

Kukar Bentuk Jejaring Tanggap Cepat Karhutla, Sumber Daya Perusahaan Dipetakan per Kecamatan

1 September 2026 - 16:37 WITA

Karhutla Ganggu Pembelajaran, Hetifah: Keselamatan Anak Harus Jadi Prioritas

31 Agustus 2026 - 22:43 WITA

Camat Sanga-Sanga Tegaskan Lahan Eks Tambang Tak Bisa Diterbitkan Surat Kepemilikan

31 Agustus 2026 - 16:32 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru