okeborneo.com, SAMARINDA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Geledah 2 kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kaltim yang terbagi dua tim penyidik yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, dan Dinas Energi Sumber Daya Minernal (ESDM) Kaltim.
Dari DPMPTSP Kaltim Penyidik KPK membawa tiga koper dan satu kotak kardus, tampak satu koper diletakan dibagasi mobil Toyota Innova putih, dan dua koper sisanya diletakan dibagasi mobil Toyota Innova abu-abu
KPK tiba di DPMPTSP Kaltim sekitar pukul 09.00 WITA untuk melakukan penggeledahan hingga pukul 18.00 WITA.
Sementara itu tim berbeda di ESDM Kaltim, tim penyidik KPK yang berbeda diketahui tiba sekira pukul 11.00 Wita, terdiri dari 7 pria yang enam di antaranya menggunakan batik dan satu sisanya mengenakan rompi bertuliskan KPK membawa koper hitam didampingi oleh 4 personel kepolisian dengan persenjataan lengkap
Dari informasi yang dihimpun,KPK memeriksa berkas penting yang ada di dalam puluhan kotak kardus berisi dokumen perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Paser, Kabupaten Kutai Kartanegara (tepatnya di Kecamatan Muara Kaman) dan Kabupaten Kutai Barat.
Sejak KPK menggeledah kantor ESDM di siang hari hingga pukul 19.00 WITA tidak ada pegawai yang keluar masuk bahkan sekuriti ditugaskan untuk menjaga serta memastikan tidak ada orang keluar masuk kantor.
Setelah itu pukul 19.05 mantan Kadis ESDM Kaltim Wahyu Widhi Wiranata tiba di kantor ESDM Kaltim dengan menggunakan Mitsubishi Triton warna putih.
Setibanya di ESDM Kaltim mantan kadis tersebut langsung masuk menuju lantai 2 untuk menemui penyidik KPK.
Kemudian pada pukul 19.15 WITA dilanjutkan Kadis ESDM Kaltim Bambang Arwanto tiba dengan menggunakan kendaraan dinas dari pelantikan dirinya sebagai Pjs Bupati Kukar.
Dan saat di konfirmasi mengenai penggeledahan KPK di kantornya Bambang irit berbicara.
“Saya belum tahu ya, saya mau keatas dulu,” ucapnya singkat sembari bergegas jalan memasuki kantornya menghindari kerumunan wartawan yang menunggu sejak siang.
Tak lama berselang pukul 19.17 WITA Wahyu Widhi Wiranata turun dari lantai dua membenarkan kegiatan tersebut adalah penyidikan KPK dan dirinya hadir untuk memberikan keterangan.
“Saya tadi minta izin mau berangkat umrah,” ucapnya.
Saat dikonfirmasi kehadirannya di kantor tersebut Wahyu Widhi Wiranata membenarkan dirinya diperiksa oleh KPK.
“Nanti dijadwalkan ulang untuk pemeriksaan sebagai saksi,” jawabnya
“Iya saya siap jadi saksi,”tutupnya sembari meninggalkan kantor.
Lebih lanjut, Pukul 19.50 WITA mobil KPK masuk melalui pintu samping untuk menjemput tim penyidik KPK.
Dan pukul 20.00 WITA Penyidik KPK keluar melalui pintu samping dan langsung menaiki kendaraan yang dikawal patroli kepolisian yang di ikuti mobil kepala dinas ESDM.
Sebagai informasi tambahan Bambang Arwanto baru saja dilantik sebagai Pejabat sementara (Pjs) Bupati Kukar pada 25 September 2024 yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-4088 Tahun 2024. selain itu dia juga sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur yang dilantik pada 31 Juli 2024, lalu. (pep/ob1/ef)








