Menu

Mode Gelap

Hukum - Kriminal · 29 Jul 2025 12:11 WITA

Makin Marak Penipuan SIM Online, Satlantas Kukar Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Jalan Pintas


Makin Marak Penipuan SIM Online, Satlantas Kukar Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Jalan Pintas Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Kartanegara (Satlantas Kukar) mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan praktik pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) melalui jalur tidak resmi. Hal ini menyusul adanya laporan dugaan penipuan oleh oknum tak bertanggung jawab yang mengatasnamakan institusi Polres Kukar.

Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, dalam keterangannya menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai akun media sosial yang menawarkan jasa pembuatan SIM tanpa mengikuti prosedur resmi. Modus ini telah memakan korban, dengan satu orang dilaporkan mengalami kerugian sebesar Rp445.000 akibat tertipu.

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada pihak yang mengaku dari Polres Kukar dan menawarkan jasa pembuatan SIM melalui Instagram. Ini adalah tindakan penipuan dan masuk dalam kategori tindak pidana,” tegas AKP Ahmad Fandoli, Selasa (29/7/2025).

Ia mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti proses resmi pembuatan SIM dan tidak tergiur dengan tawaran jalan pintas yang ilegal. Prosedur resmi, menurutnya, dilakukan langsung di Kantor Satlantas Polres Kukar dengan biaya yang telah ditetapkan pemerintah melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yakni Rp100.000 untuk SIM C dan Rp120.000 untuk SIM A.

“Kami minta masyarakat untuk langsung datang ke kantor Satlantas dan mengikuti proses pembuatan SIM sesuai dengan prosedur yang berlaku. Semua biaya sudah jelas dan tidak ada pungutan tambahan di luar ketentuan,” katanya.

AKP Fandoli juga mengingatkan bahwa tindakan oknum calo atau pihak yang menawarkan kemudahan di luar jalur resmi merupakan tindakan melawan hukum. Ia meminta agar masyarakat aktif melapor jika menemukan indikasi praktik serupa, baik ke pihak kepolisian maupun melalui kanal pengaduan resmi.

“Kalau ada yang menjanjikan bisa membuat SIM dengan mudah, cepat, tanpa tes, apalagi lewat media sosial, itu jelas penipuan. Jangan berikan kesempatan kepada mereka. Laporkan segera,” tegasnya.

Menurutnya, penipuan seperti ini bisa dicegah jika masyarakat lebih waspada dan tidak memberikan celah kepada pelaku untuk beraksi. Ia berharap edukasi terus dilakukan agar kesadaran hukum masyarakat meningkat, khususnya dalam hal administrasi kendaraan.

Pihak Satlantas Kukar sendiri terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik, termasuk transparansi dalam penerbitan SIM. Sosialisasi pun akan terus dilakukan, baik melalui media sosial resmi maupun melalui pertemuan langsung dengan masyarakat di berbagai wilayah.(atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Erau 2026 Digelar September di Tiga Kawasan, Sekolah Akan Dilibatkan

1 Agustus 2026 - 19:25 WITA

Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar Kaji Beasiswa S1 Perangkat Desa, Sasarannya Pemegang KTP Kukar

1 Agustus 2026 - 19:19 WITA

beasiswa S1 perangkat desa Kukar

Operasi Antik Kukar Ungkap 29 Kasus Narkoba, Penyerahan Pakai Titik GPS

31 Juli 2026 - 15:28 WITA

Operasi Antik Mahakam 2026 Kukar

Sekda Kukar: Regulasi Insentif Guru Non-ASN Belum Sah Saat Program Berjalan

30 Juli 2026 - 17:19 WITA

insentif guru non-ASN Kukar

Mangkir Kerja Jadi Pelanggaran Terbanyak, 8 ASN Pemkab Kukar Diberhentikan

30 Juli 2026 - 15:40 WITA

ASN Pemkab Kukar diberhentikan

Rahmat Dermawan Bantah Walkout PDI-P Kukar atas Instruksi Pihak Luar

29 Juli 2026 - 18:55 WITA

walkout PDI-P Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru