okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Semangat kreativitas anak muda Loa Janan kembali bergelora lewat gelaran Tau-Tau Ada Panggung edisi kedua yang siap diselenggarakan pada Sabtu, 31 Mei 2025. Acara ini akan digelar di halaman Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Loa Janan dengan menghadirkan nuansa pertunjukan musik lintas genre yang inklusif dan menyenangkan.
Digagas oleh Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Kecamatan Loa Janan bersama kolektif Jarak Tempuh, kegiatan ini menjadi ruang ekspresi terbuka yang memadukan musik, nostalgia, dan semangat kebersamaan. Konsepnya yang sederhana namun penuh makna menjadikan acara ini sebagai salah satu panggung alternatif yang unik di Kukar.
Ketua Kekraf Loa Janan, Januar Rifandy, menjelaskan bahwa Tau-Tau Ada Panggung lahir dari inisiatif komunitas muda yang rindu akan ruang pertunjukan yang tidak membatasi genre maupun gaya bermusik.
“Ini bukan panggung besar dengan kemewahan, tapi panggung yang lahir dari rasa dan cinta terhadap musik. Kami hanya ingin terus merawat energi kreatif di Loa Janan,” ujar Januar.
Yang membuat edisi kali ini semakin istimewa adalah hadirnya band rock Kapital asal Tenggarong sebagai penampil utama. Bagi banyak penonton dan panitia, Kapital merupakan bagian dari sejarah awal mereka mencintai musik lokal.
“Kami ingin mengajak semua orang kembali ke momen 15 tahun lalu, saat pertama kali menyaksikan Kapital di panggung kecil. Ini bukan sekadar pertunjukan, tapi perjalanan memori bersama,” tambahnya.
Selain Kapital, beberapa band lokal juga akan unjuk gigi untuk membuka acara, seperti Walkinsomnia, Pendekar Berwatak Jahat, UGD, dan Midnightsun. Masing-masing membawa warna berbeda, siap menghidupkan suasana sejak awal pertunjukan.
Meski dikelola secara kolektif dan non-komersial, acara ini tetap memberlakukan tiket masuk seharga terjangkau, dibatasi hanya 400 lembar. Menurut Januar, penjualan tiket dilakukan semata-mata sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja kreatif seluruh pihak yang terlibat.
“Ini bukan soal cuan, ini tentang kebersamaan dan merayakan karya. Kami hanya ingin semua orang bisa menikmati dan merasa menjadi bagian dari acara ini,” katanya.
Penonton dapat mulai memadati lokasi sejak pukul 16.00 WITA. Sementara pertunjukan utama akan dimulai pada pukul 19.30 hingga sekitar 23.00 WITA. Meski tidak secara langsung melibatkan Dinas Pariwisata, kegiatan ini tetap mendapat dukungan moril dari berbagai kalangan.
Januar pun berharap Tau-Tau Ada Panggung bisa terus tumbuh menjadi agenda rutin yang dirindukan.
“Mudah-mudahan setelah ini akan ada panggung ketiga, keempat, dan seterusnya. Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung. Kita rayakan musik, bersama-sama,” tutupnya.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)








