Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 23 Sep 2021 01:19 WITA

Program Locomotive-8 PT PHM Dukung Subholding Upstream Capai Optimasi Biaya


Program Locomotive-8 PT PHM Dukung Subholding Upstream Capai Optimasi Biaya Perbesar

okeborneo.com, BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) yang termasuk dalam zona 8 Regional Kalimantan Subholding Upstream yang juga merupakan salah satu anak usaha PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) dengan dukungan SKK Migas, telah berkontribusi secara signifikan terhadap pencapaian optimasi biaya Subholding Upstream melalui proyek Optimization Upstream (Optimus).

Optimus merupakan aktivitas optimisasi biaya yang dikelola oleh tim lintas fungsi di lingkungan Subholding Upstream baik dari Subholding, Regional dan Zona guna melakukan dan merumuskan kegiatan-kegaitan terkait optimasi biaya. Hal ini merupakan salah satu dampak positif paska restrukturisasi holding-subholding Pertamina untuk memberikan optimasi biaya operasi guna menjaga keberlanjutan operasi dan kemampuan berinvestasi.

Dukungan PHM yang berada di Regional Kalimantan Subholding Upstream diwujudkan dengan penggalakkan proyek optimasi biaya PHM, yakni Low Operations Cost of Mahakam to Achieve Effectiveness and Efficiencies (Locomotive-8). Beberapa contoh inisiatif utama yang telah berhasil dilaksanakan melalui proyek Locomotive-8 ini adalah optimasi kegiatan Well Intervention dan optimasi pemanfaatan material eks terminasi.

Sampai dengan akhir Juli lalu, program Well Intervention PHM telah terbukti berkontribusi terhadap proyek Optimus dengan optimasi biaya sebesar 5,2 juta USD, sedangkan Program Pemanfaatan Material Eks Terminasi juga mendukung dengan penghematan biaya sebesar 13,2 juta USD.

Program Optimasi Well Intervention Locomotive-8 telah mampu menjaga level produksi minyak dan gas Blok Mahakam sesuai target perusahaan dengan pencapaian biaya operasi yang lebih rendah melalui metode leaning, redesign dan kolaborasi, serta dengan tetap menjaga tingkat keselamatan kerja yang baik. Hal ini sesuai dengan semangat proyek Optimus yakni Perubahan Filosofi Kerja, Inovasi dan Standarisasi Teknis, dan Optimisasi Operasional.

Sejalan dengan optimasi pada proyek Optimus yaitu Optimasi Supply Chain, melalui proyek Locomotive-8, segenap Perwira PHM juga melakukan inisiatif Pemanfaatan Material Eks Terminasi yang intensif dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penghematan biaya. Program Optimasi Pemanfaatan Material Eks Terminasi telah mendapatkan perhatian khusus serta dukungan yang maksimal dari SKK Migas dan Subholding Upstream.

Proyek Locomotive-8 ini memiliki 8 inisiatif utama yaitu borderless & synergy operation regional 3, marine & logistic optimization, risk based maintenance and inspection, tri-axes (engineering, contract, workload) of well intervention optimization, technical innovation in drilling & construction; integrated supply chain; perimeter reduction; dan digitalization. Dalam melaksanakan proyek Locomotive-8 ini, PHM menerapkan metode SCRUM dengan mengusung tema Spirit of Agility for Mahakam Sustanaibility. Metode ini mengedepankan proses kerja yang transparan serta adaptasi yang cepat dan tepat untuk mengembangkan ide-ide optimisasi dari situasi operasi yang kompleks.

Delapan inisiatif utama dari Locomotive-8 ini kemudian dikembangkan sebagai program efisiensi pada tingkat Upstream secara keseluruhan melalui proyek Optimus. Kedepannya, Locomotive-8 diharapkan akan dapat semakin memantapkan semangat efisiensi dan inovasi di Wilayah Kerja Mahakam, sehingga Proyek Locomotive-8 akan bisa direplikasi di banyak lapangan lain pada tingkat Upstream dan akan menjadi obyektif untuk mendukung pencapaian proyek Optimus.

Agus Amperianto, General Manager PHM, mengatakan, “PHM melalui proyek Locomotive-8 terus berkomitmen melakukan inisiatif optimasi biaya operasi dan produksi minyak dan gas berbasis inovasi dan sinergi untuk menjaga keekonomian aset dan keberlanjutan lapangan-lapangan di Wilayah Kerja Mahakam ini.(*/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setor PAD Rp2 Miliar, Warung Tahu Sumedang Malah Ditutup, DPRD Kukar Protes

21 April 2026 - 10:30 WITA

tahu sumedang ditutup

Kratom Jadi Sumber Duit Baru, Kukar Produksi Ratusan Ton, Kaltara Siap Ikut

17 April 2026 - 17:48 WITA

kratom kukar

Petani Sangasanga Tak Lagi Jual Murah, Koperasi Baru Disiapkan Jadi Gudang Distribusi

16 April 2026 - 13:55 WITA

koperasi sangasanga

Tanpa Naik Harga, Tempe di Tenggarong Diam-Diam Mengecil

13 April 2026 - 20:14 WITA

harga tempe

Bajaj Online di Tenggarong Belum Berizin, Pemkab Minta Jangan Narik Penumpang Dulu

10 April 2026 - 19:20 WITA

bajaj online tenggarong

Ada yang Kuasai Belasan Kios di Pasar Tangga Arung hingga 20 Tahun, Kukar Siapkan Aturan Baru

10 April 2026 - 15:16 WITA

pasar tangga arung
Trending di Ekonomi