okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kelompok Tani Sari Cipto yang berada di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar melalui keberadaan penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang disebut sebagai “sahabat petani”.
Sanuji, salah satu anggota kelompok tani tersebut, menyampaikan bahwa keberadaan penyuluh sangat membantu para petani dalam menjalankan aktivitas pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga panen.
“Alhamdulillah, selama ada penyuluh, semua petani itu sudah merasa terbantu dan lebih enak dalam bekerja. Bantuan dari Distanak melalui penyuluh benar-benar menunjang kinerja petani,” ujarnya, Kamis (29/5/2025).
Ia menambahkan, dalam kondisi normal tanpa serangan hama, kelompoknya mampu melakukan panen dua kali dalam setahun dengan hasil lebih dari 4 ton padi. Namun demikian, tantangan di lapangan seperti serangan hama, khususnya tikus, masih menjadi hambatan serius.
“Kalau hama menyerang, seperti tikus yang sering merusak tanaman padi, ya bisa gagal panen. Tapi kalau kondisi baik, panen dua kali setahun itu biasa, dan hasilnya bisa 4 ton lebih,” jelasnya.
Kelompok Tani Sari Cipto juga berharap dukungan dari pemerintah, terutama dalam pengendalian hama dan ketersediaan alat serta sarana produksi, bisa terus ditingkatkan untuk menjaga stabilitas produksi padi dan ketahanan pangan di tingkat lokal.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)








