okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tengah merancang pemanfaatan aset daerah secara terpadu, salah satunya Taman Tanjong yang saat ini dalam tahap pembangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Arianto, menyampaikan bahwa pihaknya baru saja melaksanakan rapat koordinasi bersama Dinas PU, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dispar Kukar untuk membahas rencana pengembangan kawasan tersebut.
“Taman Tanjong itu dibangun oleh Dinas PU, dan nanti fungsinya akan menjadi ruang terbuka hijau yang pengelolaannya dilakukan oleh DLHK. Di sana juga dibangun semacam teras yang bisa menjadi tempat rekreasi,” ujar Arianto.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas OPD untuk memastikan pemanfaatan ruang publik ini benar-benar maksimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dispar Kukar, kata Arianto, siap berperan dalam pengisian konten dan kegiatan di lokasi tersebut.
“InsyaAllah ke depan, setelah taman itu selesai dibangun dan DLHK menangani ruang terbuka hijaunya, kami dari Dispar Kukar akan mengisi dengan kegiatan-kegiatan kesenian dan kebudayaan,” jelasnya.
Konsep kolaboratif ini diharapkan dapat menjadikan Taman Tanjong sebagai pusat aktivitas masyarakat, sekaligus ruang rekreasi yang edukatif dan bernilai seni. Pemkab Kukar menargetkan kawasan ini bisa menjadi contoh sinergi antar dinas dalam pengelolaan aset publik berbasis fungsi dan kebutuhan.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)








