Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 17 Jun 2025 15:22 WITA

Plt Kadispar Kukar Ingin Nasi Bekepor Dikenalkan hingga Malang dan Jogja


Plt Kadispar Kukar Ingin Nasi Bekepor Dikenalkan hingga Malang dan Jogja Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Festival Nasi Bekepor yang digelar Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) pada Senin (16/6/2025) mendapat apresiasi penuh dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, Arianto. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam upaya pelestarian budaya lokal yang harus terus didukung dan dikembangkan.

“Saya berharap ini menjadi sarana melestarikan budaya di Kutai Kartanegara. Kita siap mendukung kegiatan ini, dan akan kita koordinasikan agar kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi lebih besar lagi ke depannya,” ujar Arianto di lokasi kegiatan.

Menurutnya, Festival Nasi Bekepor tak hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi memiliki nilai penting dalam memperkenalkan warisan kuliner khas Kutai kepada generasi muda dan masyarakat luas. Ia menambahkan, Dinas Pariwisata akan mendorong penyelenggaraan festival serupa tidak hanya di Kukar, tetapi juga di luar daerah.

“Saya melihat ini sebagai bentuk nyata pelestarian budaya. Karena itu, saya akan koordinasikan juga agar kegiatan Nasi Bekepor ini bisa dilaksanakan di Malang, mengingat di sana dan juga di Jogja, banyak pihak yang turut melestarikan budaya kita. Namun bukan dalam bentuk lomba, melainkan sebagai pengenalan budaya,” jelasnya.

Arianto menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak, termasuk dunia pendidikan, dalam menjaga dan memperkenalkan budaya daerah seperti nasi bekepor agar tetap lestari dan dikenal luas.

Festival yang dilaksanakan di kawasan Tenggarong itu melibatkan pelajar, mahasiswa, hingga komunitas budaya. Selain lomba memasak nasi bekepor, acara juga dimeriahkan dengan pameran makanan khas dan pertunjukan seni tradisional.

Dinas Pariwisata Kukar sendiri berkomitmen menjadikan budaya dan kuliner lokal sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setelah Sangasanga dan Muara Jawa, Gowes Bersama Sambangi Warga Samboja

8 Juni 2026 - 19:25 WITA

gowes bersama

Biaya Naik, Pembeli Turun: Pedagang Gorengan Tenggarong Terjepit Harga Minyak

8 Juni 2026 - 17:07 WITA

gorengan tenggarong

Lewat Kaltim Aktif, KORMI Dorong Olahraga Masyarakat Jadi Gaya Hidup

7 Juni 2026 - 14:35 WITA

kormi kaltim

Kebutuhan Daging Kaltim Naik, Hetifah Dorong Unmul Perkuat Riset Peternakan Zero Waste

7 Juni 2026 - 14:31 WITA

daging

Setelah Vakum Sejak Pandemi, Stand Up Indo Tenggarong Hidupkan Lagi Open Mic

6 Juni 2026 - 19:47 WITA

Stand Up Indo Tenggarong

HMI Kukar Perkuat Kaderisasi, LK II Nasional Diarahkan Bentuk Kader Kritis dan Adaptif

6 Juni 2026 - 17:26 WITA

HMI Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru