Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 26 Jun 2025 16:52 WITA

Cegah Stunting, Kelurahan Melayu Fokuskan Program Gizi untuk Ibu dan Anak


Cegah Stunting, Kelurahan Melayu Fokuskan Program Gizi untuk Ibu dan Anak Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Upaya menekan angka stunting terus digencarkan Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, dengan memprioritaskan pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Meski belum mendapat sokongan dana khusus, inisiatif ini berjalan secara mandiri melalui kolaborasi aktif antara pemerintah kelurahan, Puskesmas, dan Tim Penggerak PKK setempat.

Lurah Melayu, Aditya Rakhman, menyampaikan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Dukungan dari para kader PKK menjadi tulang punggung kegiatan yang dilaksanakan melalui Posyandu, mulai dari pendataan warga yang membutuhkan, edukasi gizi, hingga penyediaan makanan sehat hasil olahan dapur PKK.

“Tidak ada anggaran khusus, tapi karena ada sinergi dengan PKK dan DPMPD, program ini tetap kami jalankan secara gotong royong,” terang Aditya, belum lama ini.

Berbeda dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar anak sekolah, kegiatan ini menyentuh akar keluarga, terutama ibu dan balita yang terindikasi mengalami gizi kurang. Data yang dimiliki Posyandu menjadi dasar untuk pemantauan dan pemberian bantuan secara tepat sasaran.

Aditya menekankan pentingnya pemberian gizi sejak masa kehamilan. Ia menyebut bahwa masa 1.000 hari pertama kehidupan menjadi fase krusial yang menentukan tumbuh kembang anak ke depannya.

“Kader PKK tidak hanya memasak, tapi mereka juga aktif mendata dan memberikan penyuluhan langsung ke rumah-rumah,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar program, keberadaan dapur PKK menjadi simbol kepedulian dan solidaritas warga terhadap sesama. Dengan pendekatan berbasis komunitas, program ini tak hanya meringankan beban keluarga kurang mampu, tapi juga memperkuat jaringan sosial di lingkungan sekitar.

Aditya berharap, pendekatan serupa dapat ditiru di kelurahan lain yang masih menghadapi masalah serupa. “Yang terpenting, bagaimana kita bersama-sama menjaga agar anak-anak di Kukar bisa tumbuh sehat, kuat, dan cerdas sejak dini,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rahmat Dermawan Usul Pedagang Tahura Direlokasi ke Lahan Pemkab KM 50

30 April 2026 - 19:52 WITA

Pedagang Tahura

Terancam Sanksi Pidana, Warga Warung Panjang Minta Kejelasan Nasib di Tahura KM 54

30 April 2026 - 14:06 WITA

warga warung panjang

63 Pasangan di Kukar Akhirnya Dapat Legalitas Pernikahan Tanpa Biaya APBD

29 April 2026 - 20:38 WITA

legalitas pernikahan

Pedagang Tahura KM 54 Terancam Ditertibkan, Rendi Solihin Siap Pasang Badan

29 April 2026 - 09:41 WITA

Pedagang Tahura KM 54

Air PDAM Tenggarong Ditarget Lebih Deras, Kapasitas Bekotok Naik Jadi 250 Liter per Detik

28 April 2026 - 16:49 WITA

Air PDAM Tenggarong

Tembus Rawa, Jalan Baru Kukar-Kutim Mulai Dibangun Tanpa APBD

28 April 2026 - 16:38 WITA

jalan baru kukar-kutim
Trending di Pemerintahan