okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara menargetkan penyelesaian pembangunan kolam arus dan waterboom pada tahun 2025 ini. Proyek yang sempat mengalami keterlambatan ini diharapkan dapat rampung pada Oktober atau November mendatang.
Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa progres pembangunan hingga saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Ia mengakui bahwa proyek ini sebelumnya menargetkan penyelesaian pada tahun 2024, namun mengalami kendala teknis dari pihak penyedia jasa.
“Ini masih proses pengerjaan, memang target awalnya 2024 sudah selesai untuk kolam arus dan waterboom-nya. Tapi ada kendala teknis dari penyedia, bahkan sempat tidak kita bayarkan sisa pekerjaannya karena belum tuntas,” ungkap Arianto.
Kendati demikian, pihaknya tetap optimis proyek ini bisa diselesaikan tahun ini. Terlebih, anggaran penyelesaian sudah disiapkan, dan saat ini sedang dalam tahap lelang penyedia baru.
“Target kami Oktober atau November selesai. Mudah-mudahan kita bisa dapat rekanan yang profesional. Karena lelang ini bersifat nasional, dan kalau rekanannya tidak kompeten, itu yang jadi tantangan utama,” jelasnya.
Arianto menekankan bahwa Dispar Kukar berkomitmen menjaga kualitas dan akuntabilitas proyek. Salah satu langkah yang diambil adalah memastikan pembayaran hanya dilakukan untuk pekerjaan yang benar-benar selesai sesuai kontrak.
“Yang kita jaga itu jangan sampai membayarkan pekerjaan yang belum tuntas. Ini yang terus kita kawal agar hasil akhirnya betul-betul sesuai harapan dan dapat dinikmati masyarakat,” tegasnya.
Pembangunan kolam arus dan waterboom ini merupakan bagian dari upaya Dispar Kukar untuk menambah daya tarik wisata lokal dan menyediakan sarana rekreasi yang berkualitas bagi masyarakat.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)








