okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Komunitas Radio Controlled (RC) Kota Raja sukses menggelar turnamen Kukar Extreme Challenge (KEX) Chapter 1 pada Minggu (29/6/2025). Bertempat di kawasan hutan Hotel Grand Fatma Tenggarong, kegiatan ini menjadi ajang unjuk kemampuan para penggemar RC Adventure dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, dengan dukungan penuh dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Ketua Komunitas RC Kota Raja, Johan Kusuma, menyampaikan bahwa KEX Chapter 1 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan olahraga RC Adventure kepada masyarakat luas, sekaligus mempererat silaturahmi sesama pegiat RC.
“Animo peserta dari Kalimantan Timur sangat tinggi. Total peserta lebih dari 30 orang, bahkan ada yang datang dari Kutai Timur. Kategorinya hardbody dengan medan yang menantang pada tiga sesi lintasan (SS1 hingga SS3),” jelas Johan.
RC Adventure sendiri merupakan hobi otomotif miniatur yang memadukan unsur teknik, ketangkasan, dan eksplorasi medan ekstrem. Meski belum begitu dikenal luas, komunitas RC Kota Raja terus aktif menggelar kegiatan trailing bersama sejak 2021. Turnamen KEX ini merupakan challenge resmi pertama yang digelar.
Bagi masyarakat yang tertarik bergabung, Johan menyebutkan bahwa tidak ada syarat khusus selain memiliki unit RC.
“Bisa langsung hubungi kami atau cek YouTube komunitas. Kami siap bantu, termasuk memandu jenis RC dan kompetisi yang cocok,” ujarnya.
Terkait biaya, Johan menyebutkan bahwa harga unit RC cukup variatif. “Kisaran harga standar mulai dari Rp3 juta, sedangkan kelas menengah hingga atas bisa mencapai Rp4 juta ke atas, tergantung preferensi pemain,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan luar biasa dari Dispora Kukar yang telah memfasilitasi sepenuhnya pelaksanaan event ini, mulai dari anggaran hingga teknis kegiatan.
“Tanpa dukungan Dispora, acara ini tidak mungkin bisa berjalan seperti sekarang. Kami sangat berterima kasih,” tutup Johan.
KEX Chapter 1 menjadi langkah awal untuk memperluas ekosistem RC Adventure di Kukar, sekaligus membuktikan bahwa hobi ini memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi cabang olahraga kreatif yang diminati masyarakat.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)








