Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 30 Jun 2025 12:52 WITA

Aulia Rahman Mulai Kepemimpinan dengan Safari Subuh, Tegaskan Pentingnya Spirit Keagamaan


Aulia Rahman Mulai Kepemimpinan dengan Safari Subuh, Tegaskan Pentingnya Spirit Keagamaan Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri memulai hari-hari awal masa jabatannya dengan menyapa masyarakat melalui Safari Subuh. Agenda perdana ini berlangsung di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong, Senin (30/6/2025), bersamaan dengan rangkaian kegiatan Serah Terima Memori Jabatan dari Bupati sebelumnya, Edi Damansyah.

Safari Subuh, yang sebelumnya menjadi salah satu ikon kepemimpinan Edi Damansyah, kini dilanjutkan oleh Aulia sebagai bentuk kesinambungan nilai-nilai religius dalam pemerintahan. Dalam sambutannya, Aulia menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pembentukan karakter masyarakat.

“Kalau masjid sudah makmur sejak Subuh, itu pertanda masyarakatnya terjaga secara spiritual. Kita ingin Kukar dibangun tidak hanya secara fisik, tetapi juga dari sisi mental dan akhlak,” kata Aulia di hadapan jamaah dan unsur pemerintahan yang hadir.

Aulia juga menyebut kegiatan ini sebagai momen silaturahmi awal dengan jajaran pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan warga setelah dirinya dan Rendi Solihin resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kukar pada 23 Juni lalu. Ia mengaku akan berkomitmen menjadikan Safari Subuh sebagai agenda rutin yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Aulia mengenang bagaimana program ini dulunya lahir dari keprihatinan Edi Damansyah saat mengunjungi langgar yang sepi dari aktivitas ibadah Subuh. Dari situlah tercetus gagasan Safari Subuh hingga program “Satu Desa Satu Tahfiz”.

“Membangun jalan bisa cepat. Tapi membangun karakter butuh waktu dan konsistensi. Safari Subuh ini adalah salah satu jalan untuk menanamkan nilai-nilai itu sejak dini,” ujar Aulia.

Ia berharap, semangat memakmurkan masjid yang dimulai dari kegiatan ini bisa menjalar ke seluruh wilayah Kukar. Bukan sekadar ibadah, tetapi menjadi ruang pembinaan masyarakat yang berlandaskan nilai keislaman dan kebersamaan.

“InsyaAllah, jika kita jaga semangat ini bersama, Kukar ke depan akan tumbuh dengan kekuatan spiritual yang kokoh dan masyarakat yang berakhlak mulia,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rahmat Dermawan Usul Pedagang Tahura Direlokasi ke Lahan Pemkab KM 50

30 April 2026 - 19:52 WITA

Pedagang Tahura

Terancam Sanksi Pidana, Warga Warung Panjang Minta Kejelasan Nasib di Tahura KM 54

30 April 2026 - 14:06 WITA

warga warung panjang

63 Pasangan di Kukar Akhirnya Dapat Legalitas Pernikahan Tanpa Biaya APBD

29 April 2026 - 20:38 WITA

legalitas pernikahan

Pedagang Tahura KM 54 Terancam Ditertibkan, Rendi Solihin Siap Pasang Badan

29 April 2026 - 09:41 WITA

Pedagang Tahura KM 54

Air PDAM Tenggarong Ditarget Lebih Deras, Kapasitas Bekotok Naik Jadi 250 Liter per Detik

28 April 2026 - 16:49 WITA

Air PDAM Tenggarong

Tembus Rawa, Jalan Baru Kukar-Kutim Mulai Dibangun Tanpa APBD

28 April 2026 - 16:38 WITA

jalan baru kukar-kutim
Trending di Pemerintahan