okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Semangat tahun baru Islam 1 Muharam 1467 Hijriah disambut penuh antusias oleh masyarakat Tenggarong dalam sebuah gelaran religius yang dipusatkan di area parkir Masjid Agung Sultan Sulaiman, Minggu malam (29/6/2025). Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ir. H. Ahmad Yani, turut hadir dalam kegiatan yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan tersebut.
Mengusung tema “Reset Hati dan Recharge Iman,” acara ini tidak sekadar menjadi bentuk peringatan seremonial, tetapi juga wadah pembinaan jiwa dan akhlak, khususnya bagi generasi muda Kukar. Kegiatan dimulai dengan pawai obor yang membakar semangat hijrah — sebagai simbol meninggalkan hal buruk menuju kehidupan yang lebih baik — dan dilanjutkan dengan tausiah inspiratif dari pendakwah muda, Ustadz Alfie Alfandy.
Ahmad Yani dalam sambutannya mengajak para pemuda untuk menjadikan momentum ini sebagai titik balik dalam memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa tantangan zaman modern menuntut pemuda untuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
“1 Muharam harus menjadi waktu untuk evaluasi diri. Mari kita manfaatkan momen ini untuk menyucikan niat, memperkuat keimanan, dan membangun semangat baru dalam berkarya demi daerah dan bangsa,” ujarnya.
Kegiatan yang digelar oleh Dispora Kukar bekerja sama dengan KNPI Kabupaten Kutai Kartanegara ini dinilai berhasil menggugah semangat kebersamaan dan religiositas di kalangan pemuda. Ahmad Yani mengapresiasi penyelenggaraan acara yang dirancang inklusif, penuh semangat, dan merangkul anak muda dalam atmosfer keagamaan yang hangat.
“Sinergi seperti ini sangat positif. Peran aktif pemuda harus terus diperkuat. Kita butuh generasi yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tapi juga kokoh dalam iman dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan turut memeriahkan acara ini. Suasana malam penuh cahaya obor dan lantunan doa menciptakan nuansa yang khusyuk sekaligus hangat di jantung kota Tenggarong.
Melalui kegiatan ini, DPRD Kukar berharap nilai-nilai hijrah tidak berhenti sebagai perayaan, tetapi benar-benar menjadi semangat perubahan yang membumi dalam perilaku sehari-hari masyarakat, terutama para pemuda sebagai harapan masa depan daerah.(adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)








