Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 5 Mei 2025 20:49 WITA

Pemkab Kukar Tetap Gencarkan Program Terang Kampong Ku Meski Target RPJMD Sudah Tercapai


Pemkab Kukar Tetap Gencarkan Program Terang Kampong Ku Meski Target RPJMD Sudah Tercapai Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA— Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengakselerasi realisasi Program Terang Kampong Ku sebagai bagian dari komitmen pelayanan dasar masyarakat, meskipun target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021–2026 telah tercapai sejak akhir 2023.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menyampaikan bahwa program ini semula ditargetkan mencakup 17 lokasi prioritas di wilayah Kukar, dan seluruhnya telah direalisasikan. Namun, Pemkab Kukar tetap melanjutkan implementasi program ini ke wilayah-wilayah yang tergolong sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional.

“Capaian target bukan akhir dari pelayanan. Kami terus bergerak ke desa-desa terpencil yang belum teraliri listrik selama 24 jam penuh,” ujar Arianto, Jumat (2/5/2025).

Pada 2024, DPMD Kukar turun langsung untuk melakukan perbaikan terhadap sarana listrik tenaga surya yang sebelumnya dibangun oleh Pemprov Kaltim di Desa Menamang Kanan. Sarana tersebut dinilai belum optimal dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat setempat.

“Kami kirimkan tim konsultan untuk menilai kelayakan teknis dan akhirnya melakukan perbaikan serta perluasan jaringan agar lebih banyak warga yang bisa menikmati listrik,” jelasnya.

Selanjutnya, pada 2025, pembangunan infrastruktur listrik dilanjutkan di Desa Tani Baru. Mengingat desa ini memiliki tiga dusun yang cukup terpencar, pelaksanaan dilakukan secara bertahap. Pembangunan difokuskan pada penyediaan energi listrik tenaga surya yang mampu menyuplai kebutuhan warga selama 24 jam.

“Dengan sistem energi terbarukan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan penerangan, tetapi juga akses energi yang berkelanjutan,” tutur Arianto.

Ia juga mengingatkan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keberlangsungan fasilitas tersebut. Menurutnya, dengan pemeliharaan yang baik sesuai petunjuk teknis, masa pakai infrastruktur listrik ini dapat mencapai 10 hingga 15 tahun.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga aset ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Program Terang Kampong Ku menjadi salah satu pilar penting dari visi Kukar Idaman dalam mewujudkan desa-desa yang mandiri dan setara dalam hal akses layanan dasar, khususnya energi listrik.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rahmat Dermawan Usul Pedagang Tahura Direlokasi ke Lahan Pemkab KM 50

30 April 2026 - 19:52 WITA

Pedagang Tahura

Terancam Sanksi Pidana, Warga Warung Panjang Minta Kejelasan Nasib di Tahura KM 54

30 April 2026 - 14:06 WITA

warga warung panjang

63 Pasangan di Kukar Akhirnya Dapat Legalitas Pernikahan Tanpa Biaya APBD

29 April 2026 - 20:38 WITA

legalitas pernikahan

Pedagang Tahura KM 54 Terancam Ditertibkan, Rendi Solihin Siap Pasang Badan

29 April 2026 - 09:41 WITA

Pedagang Tahura KM 54

Air PDAM Tenggarong Ditarget Lebih Deras, Kapasitas Bekotok Naik Jadi 250 Liter per Detik

28 April 2026 - 16:49 WITA

Air PDAM Tenggarong

Tembus Rawa, Jalan Baru Kukar-Kutim Mulai Dibangun Tanpa APBD

28 April 2026 - 16:38 WITA

jalan baru kukar-kutim
Trending di Pemerintahan