Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 14 Mei 2025 14:28 WITA

Muara Jawa Percepat Transformasi Digital Pendataan Pembangunan Lewat Tiga Aplikasi Kunci


Muara Jawa Percepat Transformasi Digital Pendataan Pembangunan Lewat Tiga Aplikasi Kunci Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kecamatan Muara Jawa memperkuat komitmennya dalam membangun sistem pendataan yang modern dan terintegrasi. Lewat kegiatan Sosialisasi Pengumpulan Data Statistik Sektoral Daerah 2025, para aparatur kelurahan mendapatkan pembekalan intensif terkait penggunaan tiga aplikasi digital, yakni Prodeskel, Epdeskel, dan Becik Kukar.

Acara yang diisi dengan kombinasi materi teori dan praktik langsung ini menjadi langkah penting menuju transformasi digital di tingkat kelurahan, sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, menegaskan bahwa kecepatan dan akurasi data kini menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

“Di era sekarang, data harus real-time. Kalau kita terlambat, arah pembangunan bisa keliru,” ujarnya, Selasa (13/5/2025).

Prodeskel dan Epdeskel, yang merupakan platform berskala nasional, memfasilitasi penyusunan profil desa serta evaluasi perkembangan wilayah. Sementara itu, Becik Kukar hadir sebagai inovasi lokal untuk mendigitalisasi proses tata kelola pemerintahan.

Sesi praktik menjadi momen yang paling diminati peserta. Aparatur dari berbagai kelurahan terlihat antusias mempelajari teknik input data, pembaruan informasi, hingga pembuatan laporan digital. Narasumber dari Sekretariat Daerah juga membimbing peserta secara langsung agar mampu mengoperasikan sistem tanpa hambatan.

Ramli menambahkan, masih ada kelurahan yang menghadapi kendala dalam menyusun data sektoral secara utuh dan sistematis. Dengan adanya pelatihan ini, pihak kecamatan berharap seluruh kelurahan dapat mengelola data secara mandiri sebelum pertengahan 2025.

Selain memperkuat keterampilan teknis, kegiatan ini juga membuka ruang diskusi antaraparatur. Sejumlah peserta bahkan mengusulkan pengembangan fitur aplikasi agar lebih mudah digunakan di lapangan.

“Ini bukan hanya soal pelatihan, tapi bagian dari strategi besar membangun pemerintahan yang responsif dan adaptif di era digital,” tegas Ramli.

Dengan penerapan teknologi yang terintegrasi, Kecamatan Muara Jawa optimistis perencanaan pembangunan akan semakin tepat sasaran dan langsung menjawab kebutuhan masyarakat.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Aulia Minta Penerima Honor Tidak Wajar Kembalikan Dana

29 Juni 2026 - 17:00 WITA

temuan honor tidak wajar Kukar

Sisa Makanan di Kukar 34,58 Persen, Hetifah Dorong Sistem Pangan Cerdas

29 Juni 2026 - 15:36 WITA

food waste kukar

Hari Bhayangkara ke-80, Polres dan Pemkab Kukar Renovasi 9 Rumah

29 Juni 2026 - 12:52 WITA

renovasi rumah tak layak huni Kukar

Pemkab Kukar Waspadai Penurunan DBH Batu Bara Akibat Penyesuaian RKAB

27 Juni 2026 - 21:47 WITA

dbh batu bara kukar

Dugaan Penyimpangan APBDes Lebaho Ulaq Capai Rp500 Juta, Honor Perangkat Desa Sempat Tertunda

26 Juni 2026 - 16:23 WITA

APBDes Lebaho Ulaq

Sekda Kukar Tegaskan Diperiksa KPK sebagai Saksi soal Kerja Sama Aset Daerah

26 Juni 2026 - 16:16 WITA

Sekda Kukar diperiksa KPK
Trending di Hukum - Kriminal