Menu

Mode Gelap

Advertorial · 13 Nov 2025 13:47 WITA

Penguatan Koperasi Merah Putih Kukar Dipercepat, Pelatihan Libatkan 130 Peserta


Pelatihan peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Merah Putih berlangsung di Pendopo Odah Etam. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Pelatihan peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Merah Putih berlangsung di Pendopo Odah Etam. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memperkuat kembali peran Koperasi Merah Putih sebagai pilar ekonomi masyarakat desa. Upaya ini diawali dengan pelatihan peningkatan kapasitas pengurus dan pengawas koperasi yang digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kamis (13/11/2025).

Pada tahap pertama, pelatihan diikuti 130 peserta dari lima kecamatan, yakni Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, dan Loa Janan. Kegiatan ini akan terus berlanjut hingga menyentuh seluruh 237 koperasi desa dan kelurahan yang telah dibentuk di Kukar.

Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, menyebut pelatihan tersebut menjadi modal dasar bagi koperasi untuk kembali aktif dan produktif. Menurutnya, banyak koperasi masih kesulitan menentukan arah usaha sehingga belum mampu beroperasi optimal.

“Masih banyak yang bingung mau bergerak di bidang apa, padahal peluangnya besar, mulai dari sembako, perikanan, perkebunan, sampai kesehatan. Yang penting koperasi jangan stagnan, harus berputar dan memberi manfaat bagi anggotanya,” jelas Ahyani.

Ia menegaskan bahwa koperasi harus mampu beradaptasi dengan kondisi daerah masing-masing agar tidak sekadar menjadi struktur administratif tanpa aktivitas ekonomi yang nyata.

Pelatihan 3 Hari, Bekal Koperasi Mengembangkan Usaha

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor, mengatakan pelatihan akan berlangsung selama tiga hari. Materi yang diberikan mencakup prinsip-prinsip dasar koperasi, kepemimpinan, kewirausahaan, manajemen keuangan, hingga penyusunan proposal usaha.

Thaufiq menilai, koperasi hanya bisa berkembang jika kelembagaan dan unit usahanya berjalan seimbang.

“Kalau kelembagaannya rapi tapi usahanya tidak jalan, itu tidak akan memberi dampak. Tapi kalau usahanya berjalan tanpa kelembagaan yang kuat, nanti repot dalam pertanggungjawaban,” ujarnya.

Dari 237 Koperasi, Baru 7 yang Sudah Aktif Beroperasi

Hingga kini, dari total 237 koperasi yang dibentuk, hanya sekitar tujuh koperasi yang sudah betul-betul menjalankan usaha. Sisanya masih dalam tahap persiapan karena kerja sama dengan mitra strategis seperti Bulog, Bank Indonesia, dan Pertamina belum sepenuhnya terealisasi.

Beberapa koperasi di wilayah kelurahan sudah mulai mengembangkan layanan usaha seperti laundry, apotek, maupun klinik. Sementara itu, koperasi desa umumnya masih menyesuaikan jenis usaha dengan potensi lokal masing-masing.

“Kebutuhan seperti LPG, beras, hingga buku masih menunggu kesiapan mitra. Tantangan di setiap wilayah juga berbeda, jadi pendekatan pembinaannya tidak bisa disamaratakan,” kata Thaufiq.

Ia memastikan pemerintah terus memberikan pendampingan agar koperasi desa dapat tumbuh, mandiri, dan benar-benar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.

Dengan penguatan kapasitas dan pendampingan berkelanjutan ini, Pemkab Kukar berharap koperasi tidak lagi hanya menjadi formalitas administrasi, tetapi berubah menjadi penggerak ekonomi lokal yang berdaya saing. (adv/prokomkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kebakaran di Jalan Ruwan Tenggarong, Empat Bangunan Terbakar

8 Agustus 2026 - 15:10 WITA

kebakaran Jalan Ruwan Tenggarong

Museum Mulawarman Jadi Kanvas Digital, Legenda Putri Karang Melenu Tampil lewat Video Mapping

7 Agustus 2026 - 15:17 WITA

video mapping Putri Karang Melenu

11 Pengendara Ditindak, 12 Motor Ditahan dalam Penertiban Balap Liar di Poros Tenggarong–Samarinda

7 Agustus 2026 - 15:06 WITA

balap liar Tenggarong–Samarinda

Dua Orang Diselamatkan dari Sungai Mahakam di Tenggarong, Satu Sempat Tak Sadarkan Diri

6 Agustus 2026 - 22:53 WITA

penyelamatan di Sungai Mahakam Tenggarong

Savana Musiman di Danau Semayang Kembali Muncul, Wisatawan Berburu Sunset

6 Agustus 2026 - 15:09 WITA

savana musiman di Danau Semayang

50 Meter Jalan Poros Desa Batuq Ambruk, Akses Utama Warga Terputus

6 Agustus 2026 - 14:59 WITA

jalan poros Desa Batuq ambruk
Trending di Peristiwa