Menu

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 24 Feb 2026 19:48 WITA

Kapal Feri Karam di Penyeberangan Sirbaya, Tiga Kendaraan Ikut Tenggelam


Kondisi kendaraan yang ikut tenggelam setelah kapal feri karam di Penyeberangan Sirbaya, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara. (Istimewa) Perbesar

Kondisi kendaraan yang ikut tenggelam setelah kapal feri karam di Penyeberangan Sirbaya, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara. (Istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Insiden tenggelamnya kapal feri kembali terjadi di wilayah penyeberangan Sungai Mahakam. Kali ini, kapal feri Fatimah 2 karam saat beroperasi di Penyeberangan Sirbaya, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (24/2/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal yang biasa melayani angkutan kendaraan roda empat ke atas itu berangkat dari Desa Sebulu Ulu dengan tujuan Kecamatan Tenggarong. Namun, di tengah perjalanan, feri mengalami kendala hingga akhirnya tenggelam dan menepi di sekitar jalur penyeberangan.

Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana detik-detik kapal berwarna hijau toska dan biru tersebut mulai miring sebelum akhirnya karam. Saat kejadian, terdapat tiga kendaraan di atas kapal, yakni satu unit truk berwarna kuning yang berada di bagian belakang, serta dua mobil pikap di bagian depan dan tengah. Salah satu pikap mengangkut sembako, sementara lainnya membawa ayam hidup untuk dipasarkan.

Camat Sebulu, Edy Fahruddin, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah, seluruh penumpang dan awak selamat. Saat ini saya dalam perjalanan menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan,” ujarnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, feri tersebut memang diperuntukkan bagi kendaraan roda empat dan lebih, dengan lintasan reguler Sebulu–Tenggarong melalui jalur penyeberangan Feri H. Muhammad. Dugaan sementara, insiden terjadi saat kapal berada di tengah sungai sebelum akhirnya bergerak ke tepian.

Sebelum aparat dan dinas terkait tiba di lokasi, warga sekitar lebih dulu memberikan pertolongan. Proses evakuasi kendaraan direncanakan dilakukan setelah waktu Magrib dengan melibatkan instansi terkait.

Kerugian dalam kejadian ini diperkirakan sebatas materiil, sementara penyebab pasti tenggelamnya kapal masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. (atr)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Tekan Kemiskinan Lewat Dua Jalur: Bansos dan Pelatihan Kerja

13 Mei 2026 - 18:16 WITA

bansos kukar

Produksi Batu Bara Kaltim Diprediksi Turun 35 Persen, Seno Aji Ingatkan Dampak ke Tenaga Kerja

13 Mei 2026 - 18:10 WITA

produksi batu bara kaltim

Raperda Pesantren Kukar Tetap Berproses, Bapemperda Jelaskan Polemik di Paripurna

13 Mei 2026 - 16:19 WITA

raperda pesantren kukar

Hendra Pimpin Karang Taruna Kaltim, Ketahanan Pangan Jadi Fokus Program

12 Mei 2026 - 18:47 WITA

karang taruna kaltim

Bupati Aulia Jawab Ancaman Boikot Fraksi PDIP, Klaim Pemkab Siapkan Bantuan untuk 2.662 Santri

12 Mei 2026 - 18:01 WITA

bupati aulia

Karang Taruna Disebut Punya Struktur Kuat hingga RT, Bupati Aulia Dorong Peran Pemuda Daerah

12 Mei 2026 - 14:43 WITA

Karang taruna kaltim
Trending di Pos-pos Terbaru