okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Proses perbaikan Jalan Muso Bin Salim di Tenggarong terus bergulir. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Kartanegara memastikan tahapan pekerjaan saat ini sudah memasuki proses evaluasi sebelum kontrak fisik dimulai.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, menyampaikan bahwa tahapan pengawasan pekerjaan telah rampung dilakukan. Saat ini, proses masih berada pada evaluasi di unit pengadaan.
“Untuk pengawasan sudah selesai. Saat ini masih dalam proses evaluasi di unit pengadaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah evaluasi tuntas, hasilnya akan diserahkan kembali ke Dinas PU untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Jika seluruh dokumen dinyatakan lengkap, maka proyek akan segera masuk tahap kontrak pekerjaan.
Penanganan Jalan Muso Bin Salim tahun ini akan dimulai dari kawasan Jalan Imam Bonjol. Fokus utama pekerjaan adalah perbaikan badan jalan yang mengalami kerusakan.
“Perbaikan difokuskan pada badan jalan yang rusak, dengan panjang penanganan sekitar 280 meter,” jelas Linda.
Namun demikian, untuk pembangunan saluran drainase di sisi kiri jalan dari arah Imam Bonjol, belum seluruhnya dapat diselesaikan tahun ini. Hal itu disebabkan keterbatasan anggaran yang tersedia.
“Drainase belum bisa ditangani sepenuhnya tahun ini, akan dilanjutkan secara bertahap,” tambahnya.
Secara keseluruhan, pagu anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Jalan Muso Bin Salim mencapai sekitar Rp6,2 miliar. Anggaran tersebut mencakup pekerjaan pelebaran badan jalan serta penanganan drainase di sejumlah titik.
Pemerintah berharap, dengan perbaikan ini, kondisi Jalan Muso Bin Salim dapat semakin layak dan menunjang kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah tersebut. (atr)








