Menu ✖

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 4 Apr 2026 13:17 WITA

Perayaan Nyepi di Kerta Buana, Warga Lintas Agama Hadir dalam Dharma Santhi


 Bupati Kukar Aulia Rahman Basri (tengah) berfoto bersama warga usai menghadiri Dharma Santhi Nyepi di Pura Paso Pati, Desa Kerta Buana, Tenggarong Seberang. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri (tengah) berfoto bersama warga usai menghadiri Dharma Santhi Nyepi di Pura Paso Pati, Desa Kerta Buana, Tenggarong Seberang. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah suasana pasca-Nyepi yang masih tenang, warga dari berbagai latar belakang agama berkumpul di Pura Paso Pati, Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang, Jumat (3/4/2026). Mereka hadir dalam kegiatan Dharma Santhi sebagai bagian dari rangkaian perayaan Tahun Baru Caka 1948.

Tak hanya umat Hindu, sejumlah warga non-Hindu juga terlihat hadir. Mereka berbaur, saling bersalaman, dan berbincang dalam suasana yang berlangsung khidmat namun hangat.

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri turut menghadiri kegiatan tersebut bersama jajaran pemerintah daerah. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan terhadap kehidupan sosial masyarakat yang majemuk di wilayah itu.

Dalam sambutannya, Aulia menekankan pentingnya menjaga harmoni di tengah keberagaman yang ada di Kukar. Menurutnya, nilai yang diusung dalam perayaan Nyepi tahun ini mencerminkan cara pandang bahwa seluruh manusia merupakan satu keluarga besar.

“Keberagaman yang kita miliki bukanlah pemisah, melainkan kekuatan untuk menciptakan daerah yang damai dan harmonis,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal umat agar tidak mudah terpengaruh hal-hal yang berpotensi memicu perpecahan.

Kehadiran warga lintas agama dalam Dharma Santhi ini mencerminkan kehidupan sosial di Kerta Buana yang sejak lama dihuni masyarakat dengan latar belakang beragam. Interaksi yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari keseharian warga di desa itu.

Kegiatan di Pura Paso Pati tersebut dihadiri tokoh agama dan masyarakat, serta menjadi bagian dari rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1948 di Kutai Kartanegara. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sunggono Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Kesejahteraan Anggota KORPRI Kukar

29 Oktober 2026 - 13:43 WITA

Maknai Sumpah Pemuda, Ahmad Yani Ajak Generasi Muda Bersatu Bangun Kukar

29 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Kukar Idaman Terbaik Siapkan Skema Pembangunan Terpadu Rp100 Miliar per Kawasan Perdesaan

29 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Ahmad Yani Soroti Antrean BBM di Kukar, Dugaan Penyimpangan Distribusi Bakal Dievaluasi

29 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Etam Sejahtera Kukar Salurkan Bantuan Rp6,5 Miliar untuk 2.197 Santri Pesantren

29 Oktober 2026 - 13:30 WITA

TPP Guru di Kukar Tetap Dipertahankan, Bupati Aulia: Kesejahteraan Pendidik Jadi Perhatian

29 Oktober 2026 - 13:28 WITA

Trending di Advertorial