TENGGARONG, okeborneo.com – Sebanyak 266 jemaah haji asal Kutai Kartanegara dijadwalkan pulang bertahap dalam dua kelompok terbang.
Rombongan pertama, Kloter 6, dijadwalkan tiba di Balikpapan pada Senin (15/6/2026), sebelum melanjutkan perjalanan ke Tenggarong.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama instansi terkait mulai memfinalisasi persiapan pemulangan jemaah dari Debarkasi Balikpapan menuju Tenggarong. Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses kedatangan berjalan aman, tertib, dan nyaman hingga jemaah tiba di kampung halaman.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kukar, Norjali, mengatakan seluruh unsur yang tergabung dalam tim fasilitasi pemulangan telah bersiaga mendukung kelancaran kepulangan jemaah.
“Seluruh stakeholder yang terlibat dalam tim fasilitasi pemulangan jamaah haji siap mendukung proses kepulangan jamaah asal Kutai Kartanegara,” kata Norjali, Jumat (12/6/2026).
Norjali menjelaskan, jemaah haji asal Kukar terbagi dalam dua kloter. Kloter 6 berjumlah 151 jemaah dan menjadi rombongan pertama yang tiba di Kalimantan Timur.
Berdasarkan jadwal, Kloter 6 dijadwalkan mendarat di Debarkasi Balikpapan pada Senin (15/6/2026) pukul 03.40 WITA. Setelah menjalani proses penerimaan dan administrasi, rombongan diperkirakan tiba di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong sekitar pukul 10.30 WITA.
Sementara itu, Kloter 15 berjumlah 115 jemaah. Rombongan ini dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada 28 Juni 2026 pukul 13.40 WITA.
Setelah proses kedatangan di Balikpapan selesai, jemaah Kloter 15 diperkirakan tiba di Tenggarong pada malam hari, sekitar pukul 22.30 WITA.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan dari Balikpapan menuju Kukar, pemerintah daerah telah menyiapkan armada bus. Pengawalan perjalanan juga melibatkan personel dari Kepolisian dan Dinas Perhubungan.
“Bus untuk transportasi jamaah sudah disiapkan. Kami juga mendapat dukungan dari Kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk pengawalan selama perjalanan pulang,” ujarnya.
Norjali menyebut kondisi kesehatan jemaah haji Kukar menjelang kepulangan dilaporkan dalam keadaan baik. Pemantauan kesehatan dilakukan secara berkala melalui ketua kloter, ketua rombongan, dan ketua regu yang mendampingi jemaah selama berada di Tanah Suci.
Menurutnya, hingga menjelang kepulangan tidak ada laporan kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan. Sejumlah jemaah yang sebelumnya sempat mengalami gangguan kesehatan juga dilaporkan telah pulih dan dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan lancar.
“Alhamdulillah seluruh jamaah dalam keadaan sehat. Informasi yang kami terima dari para petugas pendamping menyebutkan kondisi jamaah tetap terjaga hingga menjelang kepulangan,” tuturnya.
Pemkab Kukar berharap seluruh jemaah dapat kembali ke daerah dengan selamat dan sehat. Keluarga jemaah juga diharapkan mengikuti pengaturan kedatangan agar proses penyambutan berlangsung tertib.
Dengan jadwal pemulangan bertahap tersebut, kepulangan jemaah haji Kukar akan dimulai pada 15 Juni melalui Kloter 6, kemudian dilanjutkan dengan kedatangan Kloter 15 pada 28 Juni 2026. (atr/bby)








