Okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Kota Raja Tenggarong kembali diselimuti kabut asap, Rabu (16/9/2026). Kali ini, kondisi kabut asap terlihat lebih tebal dibandingkan hari-hari sebelumnya hingga mulai mengganggu jarak pandang masyarakat.
Berdasarkan pantauan awak media okeborneo.com di sejumlah kawasan di Tenggarong, kabut asap terlihat menyelimuti ruas jalan dan lingkungan sekitar. Kondisi tersebut membuat jarak pandang menjadi lebih terbatas, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.
Sejumlah warga yang tetap beraktivitas di luar rumah juga mulai kembali menggunakan masker. Penggunaan masker dilakukan sebagai langkah perlindungan dari paparan asap dan udara yang kurang baik.
Kondisi kabut asap ini menambah perhatian terhadap kualitas udara di wilayah Tenggarong yang sebelumnya juga terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak. Bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker dan upaya mengurangi paparan langsung terhadap asap menjadi langkah yang perlu diperhatikan.
Selain itu, masyarakat diharapkan tetap memantau perkembangan kondisi kualitas udara serta mengikuti imbauan dari pemerintah dan instansi terkait.(atr)









