Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 6 Apr 2022 15:29 WITA

Mau Terbang, Anak-anak Wajib Antigen atau PCR


Mau Terbang, Anak-anak Wajib Antigen atau PCR Perbesar

okeborneo.com, BALIKPAPAN – Pemerintah sudah mengeluarkan aturan khusus untuk Mudik Lebaran 2022 ini. Namun, masih ada yang selalu menjadi pertanyaan para calon penumpang, yakni khusus untuk anak-anak. Dalam Surat Edaran Nomor 16/2022 dari Satgas Covid 19 tertanggal 2 April 2022 dan Surat Edaran Nomor 36/2022 dari Kementerian Perhubungan tertanggal 4 April 2022, sudah dijelaskan aturan pelaku perjalanan dalam negeri.

Khusus poin anak-anak, hanya dijelaskan bahwa anak-anak usia kurang dari 6 tahun, boleh tidak melakukan tes antigen atau PCR. Namun, untuk anak-anak usia 6 sampai 17 tahun, tidak dijelaskan secara gamblang, apakah wajib vaksin dosis ketiga (booster) atau tidak.

Faktanya, saat anak-anak usia 6-17 tahun akan melakukan vaksin booster, tidak dilayani oleh petugas kesehatan. Sebab, vaksin booster saat ini memang diutamakan untuk yang sudah dewasa.

Ditanya mengenai hal itu, Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura Bandara Sepinggan Balikpapan, Retnowati menyebutkan, otoritas bandara masih mengacu pada dua surat edaran tersebut yakni wajib antigen atau PCR.

“Jadi kalau untuk usia 6-17 tahun baru satu kali vaksin, harus PCR. Kalau sudah dua kali vaksin, boleh antigen atau PCR,” kata Retnowati. Untuk antigen berlaku 1 x 24 jam, sementara PCR berlaku 3 x 24 jam.

Sebelumnya sudah beredar di masyarakat terkait aturan penerbangan di masa mudik Lebaran 2022 ini. Bagi yang sudah vaksin dosis ketiga atau booster, boleh melakukan perjalanan tanpa antigen atau PCR. Sementara yang sudah vaksin dosis kedua, harus ditambah dengan antigen yang berlaku 1 x 24 jam atau PCR yang berlaku 3 x 24 jam. Sedangkan bagi yang baru satu kali vaksin, harus PCR dengan masa berlaku 3 x 24 jam. (ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pakar Baca Ucapan “Silakan Hak Angket!” Rudy Mas’ud: Bukan Arogansi, tapi Sinyal Akuntabilitas

23 Mei 2026 - 14:11 WITA

Rudy Mas’ud

Demo di Kantor Gubernur Kaltim Mereda Usai Audiensi, Rudy Mas’ud Jelaskan Mekanisme Hak Angket

22 Mei 2026 - 14:03 WITA

Rudy Mas’ud

IPM Kaltim Capai 79,39, Tertinggi di Kalimantan dan Empat Besar Nasional

15 Mei 2026 - 15:50 WITA

IPM Kaltim

Rusman Yaqub: IKN Jangan Hanya Mewah di Pusat, Daerah Penyangga Harus Diperkuat

15 Mei 2026 - 15:31 WITA

daerah penyangga IKN,

Bupati Aulia Jawab Ancaman Boikot Fraksi PDIP, Klaim Pemkab Siapkan Bantuan untuk 2.662 Santri

12 Mei 2026 - 18:01 WITA

bupati aulia

Raperda Pesantren Belum Masuk Paripurna, Fraksi PDIP Kukar Ancam Boikot Kebijakan Bupati

11 Mei 2026 - 19:27 WITA

Raperda Pesantren Kukar
Trending di Pemerintahan