Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 1 Mei 2022 14:42 WITA

Pelabuhan Samarinda Masuk Catatan Kemenhub


Pelabuhan Samarinda Masuk Catatan Kemenhub Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA – Kondisi padatnya penumpang di Pelabuhan Samarinda saat mudik Lebaran, masuk dalam radar pemantauan Kementerian Perhubungan. Terbukti, dalam dua hari berturut-turut, setidaknya ada dua pejabat Kementerian Perhubungan yang ditugaskan meninjau Pelabuhan Samarinda.
Minggu (1/5) pagi tadi, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) DR Gede Pasek Suardika MSc, tiba di Pelabuhan Samarinda. Kedatangannya untuk melihat kondisi di Pelabuhan Samarinda. Dua hari sebelumnya, juga datang meninjau Direktur Kenavigasian Direktorat Perhubungan Laut Hengki Angkasawan, sekaligus melepas keberangkatan kapal mudik terakhir dari Pelabuhan Samarinda.
Kedatangan Irjen Kemenhub Gede Pasek di Pelabuhan Samarinda disambut Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda Mukhlish Tohepaly. Gede Pasek langsung menanyakan lokasi penumpukan penumpang kapal.
Tentu saja, gudang bekas penumpukan barang yang kini difungsikan menjadi terminal penumpang, tak luput dari peninjauan Gede Pasek. Ia berharap, ada perbaikan dalam memberikan pelayanan pada penumpang.
“Tidak hanya kapal yang diperhatikan, tapi ruang tunggu penumpang juga harus nyaman,” sebut Gede Pasek.
Dalam kunjungan itu, Irjen Kemenhub juga melihat ruang terminal keberangkatan lama yang sudah tidak dimanfaatkan karena terlalu sempit. Diakui, Gede Pasek, ruang keberangkatan terminal lama itu jauh lebih nyaman. Sehingga ia menyarankan jika dalam kondisi darurat sebaiknya tetap dimanfaatkan.
“Gudang yang mau dimanfaatkan untuk terminal sebaiknya segera ditata rapi, harus berpendingin ruangan dan lebih diatur secara bagus. Tata ruang diperbaiki,” pesan Gede Pasek pada petugas dari Pelindo yang ikut mendampingi kunjungan tersebut.
Irjen Kemenhub ini juga berharap sistem tiket di Pelabuhan Samarinda bisa segera menggunakan tiket elektronik. Sehingga, bisa lebih cepat diantisipasi jika ada lonjakan penumpang. Dengan sistem tiket elektronik, menurutnya akan mudah diketahui berapa kebutuhan kapal sehingga pemerintah bisa melakukan antisipasi sejak dini.
Sebelum meninggalkan Pelabuhan Samarinda, Gede Pasek juga sempat meninjau sistem parkir pelabuhan yang sudah menggunakan sistem elektronik. Ia berharap, sistem itu perlu disampaikan di edukasi lebih luas.
“Libatkan teman-teman media, sosialisasikan sistem baru secara elektronik untuk mengubah budaya masyarakat dengan sistem ini,” pungkasnya.
Sebelum ke Pelabuhan Samarinda, Irjen Kemenhub ini terlebih dahulu meninjau angkutan mudik di Bandara APT Pranoto Samarinda. Selain itu, setelah meninjau Pelabuhan Samarinda, juga melihat Terminal Sungai Kunjang yang sementara ini dimanfaatkan juga untuk angkutan antar provinsi. (*/ob1/)

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Air PDAM Tenggarong Ditarget Lebih Deras, Kapasitas Bekotok Naik Jadi 250 Liter per Detik

28 April 2026 - 16:49 WITA

Air PDAM Tenggarong

Tembus Rawa, Jalan Baru Kukar-Kutim Mulai Dibangun Tanpa APBD

28 April 2026 - 16:38 WITA

jalan baru kukar-kutim

Warga Samboja Barat Resah, Penertiban Tahura Bukit Soeharto Belum Jelas

27 April 2026 - 21:01 WITA

Penertiban Tahura Bukit Soeharto

Janji di Atas Kertas Akan Dicek ke Lapangan, Kukar Finalkan Arah Pembangunan 2027

20 April 2026 - 17:29 WITA

Pembangunan Kukar 2027

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar
Trending di Pemerintahan