Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 12 Mei 2022 18:03 WITA

Imbas dari Kekecewaan Bupati, Lampu Pasar Gerbang Raja Bakal Diganti LED


Imbas dari Kekecewaan Bupati, Lampu Pasar Gerbang Raja Bakal Diganti LED Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kepala Bidang Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Malik Setiawan mengungkapkan, lampu-lampu neon yang rusak di pasar Gerbang Raja Mangkurawang nantinya bakal digantikan dengan lampu jenis LED.

Diketahui pemeliharaan gedung kantor dan pasar menjadi satu, ini menjadi salah satu kendala itulah alasan kerusakan yang terdapat di pasar ini tidak bisa teratasi secara cepat. Dirinya mengungkapkan, kegiatan khusus pemeliharaan pasar ini sangat diinginkannya untuk ditarik ke Bidang Pasar. Namun itu tidak bisa dilakukan sehingga masih menjadi satu kegiatan dengan pemeliharaan gedung kantor.

“Kemarin tetap harus ada di sekretariat. Mungkin karena kode rekeningnya itu jadi satu, pemeliharaan gedung kantor dan pasar, itu yang menyebabkan kita tidak bisa, tetap harus ada di sekretariat,” ujarnya.

Belum diketahui kapan kegiatan pemeliharaan itu akan dilakukan, sampai saat ini belum ada penunjukan pekerjaan. Menurutnya jika ada satu dua lampu yang mati di pasar memanglah hal wajar, namun tetap harus segera ditanggapi.

Ini berawal dari kekecewaan Bupati Kukar Edi Damansyah yang menerima aduan dari pedagang terkait lampu-lampu di sana yang mati. Hal ini sedikit membuatnya heran, mengingat para pedagang berjualan di sana saat siang hari. Sementara pasar ini ditutup saat malam.

“lampu untuk petugas kebersihan membersihkan saat malam sebenarnya, kemudian ditegur lah sama pedagang ada beberapa yang rusak (mati). Walaupun itu dimatikan di siang hari, tetap terang,” jelasnya.

Hak ini dikonfirmasikan langsung olehnya ke Kepala Disperindag Kukar Arfan Boma, bupati menginginkan agar lampu-lampu yang dalam keadaan mati untuk dinyalakan. Sebenarnya Itu juga membuat konsumsi listrik membengkak, mengingat lampu yang digunakan saat ini adalah jenis Ballast yang dikenal mengkonsumsi listrik cukup signifikan.

“Maka lampu LED merupakan penerangan alternatif yang dapat menghemat pemakaian listrik di pasar nantinya,” sebutnya.

Selain itu, menurut Malik ini semestinya juga menjadi tanggung jawab UPT Pasar Gerbang Raja. Komplain bupati terkait pasar ini juga soal tidak tertibnya pedagang yang menghamparkan lapaknya di luar tempat yang sudah disediakan.

Malik mengaku seringkali menegur para pedagang ini, bahkan sampai berujung. Ketika dia pulang dari kunjungannya, para pedagang itu kembali menjajakan dagangannya di luar tempat yang disediakan.

“Tapi semua itu pasti tertuju ke saya, enggak apa-apa. Yang penting sudah upaya semaksimal mungkin, permasalahannya ya itulah kendalanya tadi,” tandasnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bantuan Lansia dan Disabilitas Kukar Berlanjut, 600 Penerima Program Permakanan Dievaluasi Tiap Tiga Bulan

10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Fiskal Terbatas, Aulia Rahman Basri Pastikan Belanja Pegawai dan Pelayanan Publik Tetap Terjaga

10 Oktober 2026 - 18:14 WITA

Aulia Dorong Daerah Terlibat Langsung dalam Pengelolaan Migas dan Tambang

10 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Seleksi Pramuka Garuda Kukar Dibagi Dua Tahap, Pengukuhan Ditargetkan November

9 Oktober 2026 - 20:57 WITA

Kukar Bidik Juara Porprov Korpri Kaltim 2026, Atlet Mulai Jalani Persiapan

9 Oktober 2026 - 14:34 WITA

Pemkab Kukar Siapkan Dana RT untuk Perkuat Sistem Air di Kawasan Rawan Kebakaran

8 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Trending di Advertorial