okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kecamatan Muara Kaman akan mengelola area Situs Lesong Batu yang merupakan kawasan wisata religi bagi orang yang beragama Hindu.
Situs ini sendiri merupakan peninggalan sejarah Kerajaan Kutai Hindu yang terletak di Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Beberapa bulan yang lalu, pengelolaan situs ini telah dialihkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar kepada Pemerintah Kecamatan Muara Kaman.
Camat Muara Kaman, Barliang mengatakan Muara Kaman memiliki sedikit wisata. Melalui Lesong Batu, diharapkan dapat menggali potensi pengembangan pariwisata kecamatan.
“Jadi dengan Lesong Batu kita ingin angkat Muara Kaman, karena selama ini Muara Kaman tertinggal,” ungkap Barliang beberapa waktu lalu.
Barliang berencana bersama jajaran dan Kapolsek, Danramil serta tokoh adat akan duduk bersama guna mengambil langkah dan menyatukan hati nurani bersama. Untuk bagaimana dapat mengangkat nama Muara Kaman.
“Kami sudah merancang untuk pembuatan pagar, kemudian taman dan mengajak para tokoh adat untuk memunculkan lagi budaya-budaya kita lainnya,” terangnya.
Akan tetapi, untuk mewujudkan kemaksimalan potensi wisata tersebut, dirinya membutuhkan pembenahan infrastruktur jalan. Ia berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati agar dapat membantu untuk perbaikan infrastruktur jalan menuju situs Lesong Batu.
“Karena infrastuktur jalan sangat dominan, artinya harus diperbaiki. Karena setiap ada kunjungan dari saudara-saudara kita khususnya dari Bali dan kita sangat sedih melihat jalan itu rusak,” ucapnya.
“Setiap tahun orang dari Bali dan juga dari Yogyakarta mengunjungi situs tersebut, namun kita belum bisa memberikan yang terbaik disaat kondisi seperti jalan seperti sekarang ini,” tambah Barliang.
Tahun depan, Barliang berencana memulai pembangunan kawasan wisata ini. Dimulai dengan mendirikan pagar di sekeliling situs. Ditambah dengan fasilitas lainnya untuk menopang kawasan wisata di area tersebut.(atr/ob1/ef)








