Menu

Mode Gelap

Hukum - Kriminal · 21 Jul 2022 12:22 WITA

Grup Seni Tari WBP Lapas Kelas II A Tenggarong Bakal Berpartisipasi dalam Gelaran TIFAF


Grup Seni Tari WBP Lapas Kelas II A Tenggarong Bakal Berpartisipasi dalam Gelaran TIFAF Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka memeriahkan Tenggarong Internasional Folks Art Festival (TIFAF) , Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tenggarong dimana Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang tergabung dalam Prodeo Art Gallery bakal turut memeriahkan pagelaran TIFAF.

Prodeo Art Gallery Lapas Kelas II A Tenggarong berkesempatan menampilkan seni tari daerah yang bertempat di komplek Stadion Rondong Demang Tenggarong, Kamis (21/7).

“Ini kesempatan bagi WBP kami untuk tampil di gelaran bertaraf internasional”, ujar Kalapas Tenggarong Agus Dwirijanto

Agus menambahkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan WBP yang akan tampil agar maksimal dalam penampilannya. “Karena tidak hanya membawa nama Lapas Tenggarong tapi juga bagi WBP itu sendiri”, imbuh Agus.

Dipilihnya Lapas Kelas II A Tenggarong untuk turut ambil bagian pada event TIFAF tahun ini membuktikan bahwa berjalannya program pembinaan kepribadian bagi WBP di Lapas Kelas II A Tenggarong yang terdiri dari seni musik dan tari itu berjalan dengan sangat baik.

Untuk seni tari sendiri terbagi dalam 2 tim yang terdiri dari 12 orang WBP, dimana dalam latihannya Lapas Kelas II A Tenggarong bekerja sama dengan yayasan gubang untuk melatih kegiatan tersebut.

Dirinya juga menjelaskan bahwa momentum ini bisa jadi motivasi bagi pihaknya untuk terus mengoptimalkan program pembinaan kepribadian bagi WBP. “Bagi kami dengan segala keterbatasan ruang dan fasilitas bukan berarti tidak bisa dalam melakukan inovasi dan berkreasi”, ungkapnya

Diketahui , Prodeo Art Gallery sudah sering tampil pada event yang diselenggarakan di Kota Tenggarong terakhir pada expo KNPI beberapa waktu lalu.

Ditanya perihal rencana jangka panjangnya terhadap program pembinaan ini, Agus menegaskan bahwa pihaknya berencana pada tahun 2023 ingin menjadikan Lapas Kelas II A Tenggarong sebagai Lapas yang concern pada bidang seni dan multimedia. Hal ini tentu bukan tanpa alasan, mengingat sumber daya manusia Lapas Kelas II A Tenggarong yang banyak dan mumpuni dalam bidang tersebut.

“Pada tahun 2021 kami sukses memproduksi film Bescov dan sempat booming di jajaran direktorat jenderal pemasyarakatan”, tutupnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sabu Disembunyikan di Rumah Walet, Pria di Muara Kaman Ditangkap Polisi

18 April 2026 - 18:10 WITA

sabu muara kaman

Dibayar Rp800 Ribu, Kurir Sabu 1,5 Kg di Kukar Terancam Seumur Hidup

15 April 2026 - 17:07 WITA

sabu kukar

Empat Tahanan Anak Lapas Tenggarong Kabur karena Rindu Orang Tua, Kakanwil: “Mereka Seperti Anak Kita di Rumah”

11 Desember 2025 - 13:44 WITA

Ditjenpas Kaltim

Satu Tahanan Anak Masih Dicari, Tiga Lainnya Sudah Berhasil Ditangkap Petugas Lapas Tenggarong

11 Desember 2025 - 12:52 WITA

Lapas tenggarong

Makin Marak Penipuan SIM Online, Satlantas Kukar Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Jalan Pintas

29 Juli 2025 - 12:11 WITA

Sempat Viral, Polisi Tangkap Wanita Berhijab Pelaku Pencurian Rp50 Juta di Toko Sembako Tenggarong

23 Juli 2025 - 13:56 WITA

Trending di Hukum - Kriminal