okeborneo.com, SAMARINDA — Indonesia tidak hanya sebagai negara penghasil kopi terbesar urutan keempat dunia namun juga kopinya terkenal dari kuantitas, kualitas dan juga variasinya.
Dengan semangat itu para pemuda Kaltim membentuk ‘East Borneo Coffee Association’ (EBCA). EBCA adalah suatu gerakan para pemuda untuk mendorong kemajuan kompetisi dunia perkopian khususnya di regional Kaltim.
Pada 4 Agustus 2022 di kedai kopi ‘GUDANG KENA’ jalan Juanda Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda terbentuk kepengurusan EBCA dengan susunan yakni Heri Bertus sebagai Ketua, Hadi Cahyo sebagai Sekjen, Ridwan sebagai Bendahara, Adhya di bidang Public Relation, Fadhlan dan Yandhito di bidang Academic compartment, Fadhlan dan Yandhito dan terakhir Diaz Maulana di bidang Event compartment.
Sekjen EBCA, Hadi Cahyo menjelaskan sesuai kesepakatan, EBCA akan dibagi menjadi 6 zona yang meliputi Zona 1 (Samarinda), Zona 2 (Balikpapan), Zona 3 (PPU dan Paser), Zona 4 (Kukar, Kubar, Mahulu), Zona 5 (Kutim & Bontang), Zona 6 (Berau dan Kaltara).
“Jikalau kawan kawan Kaltara tidak ingin bergabung, maka Berau akan masuk pada Zona 5. Setiap kabupaten/Kota silahkan diskusikan siapa yang akan menjadi perwakilan di kepengurusan EBCA,” ucap Cahyo sapaan akrabnya.
Cahyo juga mengatakan dalam waktu dekat akan ada EBCA Brewing ALL-Star dimana kegiatan tersebut akan mengumpulkan juara-juara di setiap kota dan akan di kompetisikan lagi.
“Nantinya pemenangnya akan mendapatkan uang sebesar Rp 10 Juta serta diupayakan mendapatkan slot ICE League Regional Timur,” sebutnya.
Workshop juri juga akan dilaksanakan ketika koordinator Kompartement SCAI menunjuk Rep juri dari mereka. Dua juri Rep dari SCAI untuk workshop di Kaltim (Manual Brew & Latte Art).
“Nantinya ketika mengikuti workshop juri, maka tidak boleh mengikuti kompetisi di daerah. Tidak termasuk fun battle atau throwdown,” jelasnya.
Lebih lanjut, Cahyo menjelaskan workshop dan kalibrasi kompetitor juga akan dilaksanakan sebelum diselenggarakannya workshop juri.
“Pertemuan selanjutnya pada Kamis 11 Agustus 2022 dengan agenda membahas AD/ART EBCA serta membahas proses legalitas dan sumber dana, serta membahas urusan kepentingan EBCA lainnya. Selain itu juga mengumpulkan nama untuk menjadi pengurus dari setiap kabupaten/kota,” pungkasnya. (bdp/ob1/ef)








