okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA- Kebakaran yang melanda Jalan Mangkurawang Dalam, Kelurahan Mangkurawang tersebut membuat warga yang terdampak mengalami kerugian dan kesedihan yang mendalam. Mendengar kabar tersebut, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah pun langsung bergerak cepat untuk bertemu dan mengalokasikan bantuan sembako kepada korban yang terdampak musibah kebakaran.
Saat meninjau lokasi kebakaran, Edi pun langsung bertemu dengan para korban terdampak kebakaran. Dalam diskusinya, Edi menyampaikan turut berdukacita atas musibah yang dialami warganya. Ia pun memberi dorongan dan motivasi untuk segera bangkit dari musibah yang sedang dialami.
“Kita bersyukur bahwa kita masih tetap diberikan kekuatan, diberikan kesehatan. Ya kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kukar seluruh jajaran turut merasakan terhadap kejadian musibah ini. Memang ini bukan persoalan yang ringan. Ini adalah persoalan yang sangat berat,” katanya saat berdialog dengan korban terdampak kebakaran, Selasa (20/12/2022).
Edi pun memahami bagaimana suasana kebatinan yang dirasakan oleh para korban, maka dari itu Pemkab Kukar bersama-sama pagi ini untuk memberikan dukungan moril dan doa bagi warga yang terdampak musibah kebakaran.
“Semoga bapak ibu yang mendapat cobaan musibah ini tetap diberikan kekuatan diberikan ketabahan diberikan kesabaran. Insya allah dari keyakinan bersama. Bahwa dibalik kesulitan, bersama kesulitan ada kemudahan,” sebut Edi.
Tentunya dengan adanya musibah kebakaran bukanlah menjadi persoalan yang ringan, menurutnya, ini persoalan yang sangat berat yang dihadapi oleh para korban. Rumah yang menjadi satu-satunya tempat tinggal hangus terbakar oleh api, kejadian ini di luar kemampuan manusia untuk memprediksi kapan terjadinya musibah.
“Tidak ada satu pun dari kita menginginkan hal ini yang terjadi. Jadi sekali lagi kami turut berduka yang mendalam atas cobaan yang diberikan ini,” tuturnya.
Lebih lanjut, Edi mengimbau kepada warga apabila ingin kembali membangun rumah untuk bisa memastikan akses kendaraan bisa dilewati. Ia pun menyebutkan, Pemkab Kukar terus berbenah untuk terus mengantisipasi terjadinya kebakaran pemukiman.
“Karena memang data menunjukkan kebakaran pemukiman penduduk cukup tinggi kejadiannya. Dari data yang tersampaikan itu paling banyak faktor penyebabnya adalah arus pendek listrik. Ini juga harus jadi pembelajaran buat kita semua apabila terjadi masalah kelistrikan harus segera diperbaiki,” pungkas Edi. (atr/ob1/ef)








