Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 12 Jan 2023 17:03 WITA

Usul Bus Antar Jemput Anak Sekolah, Dishub Kukar Lakukan Pertemuan dengan Kemenhub RI


Kadishub Kukar, Ahmad Junaidi Perbesar

Kadishub Kukar, Ahmad Junaidi

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pada Rabu (11/1/2023), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar melakukan kunjungan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Kedatangan tersebut untuk membahas rencana Pemerintah Kukar untuk menyediakan fasilitas bus antar jemput anak sekolah.

Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, mengatakan, ini merupakan kunjungan ke dua untuk menindaklanjuti permohonan bantuan angkutan pelajar di wilayah Kukar. Sekaligus koordinasi terkait dengan program peningkatan SDM yang bisa di sinergikan antara Kemenhub dan Dishub Kukar.

“Jadi bantuan ini masih tahap pengajuan, biasanya program Kemenhub memang ada beberapa ketentuan salah satunya bagi daerah yang menerima penghargaan WTN, kemudian bagi daerah yang memiliki keterbatasan dari segi fiskal ekonomi nya hingga kerjasama antara Dishub dan Kemenhub. Dan kita berharap Kukar masuk karena wilayah kita berada dalam IKN, cuma untuk kejelasan bantuan masih dibahas di kementrian karena banyak daerah juga yang mengajukan, “ungkap Junaidi, Kamis (12/1/2023).

Dishub Kukar telah mengajukan untuk 20 kecamatan yang ada di Kukar, dengan masing-masing kecamatan mendapatkan satu kendaraan antar jemput. Untuk wilayah Kecamatan Tenggarong diprediksi bisa lebih dari satu kendaraan mengingat wilayah yang lumayan besar.

“Tapi kata kementerian ada 140an pengadaan di 2023, tapi sudah banyak daerah yang ajukan untuk pendidikan dan pariwisata . Kita tidak ada target berapa, yg penting ada perhatian bagian dari pemerataan distribusi, ” ujarnya.

Sebelum melakukan kunjungan ke Jakarta untuk bertemu dengan pejabat Kemenhub, Dishub Kukar telah melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Bupati Kukar dan Wakil Bupati. Dalam koordinasi tersebut, Bupati dan Wabup mendukung penuh rencana penerapan bus antar jemput anak sekolah tersebut.

“Mereka minta dibuat dulu tata cara pengelolaan nya seperti apa, seperti pola tarifnya, pembiayaan nya, apakah nanti gratis atau berbayar, beliau minta diperjelas dulu, tapi intinya mereka mendukung karena ini memang menjadi kebutuhan di lapangan, masyarakat kita kan khususnya pelajar untuk berangkat sekolah sangat terkendala dengan angkutan umum yang terbatas, “pungkas Junaidi. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 188 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Janji di Atas Kertas Akan Dicek ke Lapangan, Kukar Finalkan Arah Pembangunan 2027

20 April 2026 - 17:29 WITA

Pembangunan Kukar 2027

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

Baru Dilantik, PJ Kades Jonggon Fokus Siapkan PAW dan Lanjutkan Program Desa

9 April 2026 - 17:29 WITA

PJ Kades Jonggon

Standar Mutu Konstruksi Kaltim Teratas Nasional, PUPR Provinsi Sabet Peringkat 1 Sutami Award 2025

2 Desember 2025 - 14:12 WITA

Sutami Award 2025
Trending di Pemerintahan