okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Mengawali tahun 2023 , Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) telah meresmikan aliran listrik untuk empat desa di dua kecamatan. Diantaranya, Dusun Pendamaran, Desa Muhuran, Desa Sebelimbingan, dan Desa Teluk Muda.
Dusun Pendamaran adalah salah satu diantara bagian dari 17 desa se Kabupaten Kukar yang baru saja dapat menikmati aliran listrik PLN selama 24 jam, meskipun agak lambat karena menunggu tersambungnya jaringan transmisi program PLN dilaksanakan.
“Aliran listrik sudah mulai beroperasi, akan tetapi saat ini setiap desa baru lima rumah yang bisa teraliri listrik, ” kata Kepala Desa Tuana Tuha, Tommy, Rabu (1/2/2023) .
Berdasarkan keterangan dari pihak PLN, nantinya aliran listrik bakal penuh selama 24 jam untuk menerangi desa. Namun, saat ini masih menunggu penyambungan saluran rumah bagi setiap desa.
“Kemungkinan apabila sambungan rumah semua telah terpasang, otomatis nanti saat bulan Ramadhan atau sesudah lebaran sudah bisa menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh, ” ujar Tommy.
Tommy menambahkan, dengan adanya saluran listrik di Dusun Pendamaran bakal membuat kemudahan bagi masyarakatnya. Mengingat, sebelum adanya saluran listrik. Masyarakat di Dusun Pendamaran masih menggunakan listrik komunal (solar sel) yang mana itu juga berdampak pada jaringan komunikasi.
“Saat masih menggunakan listrik komunal itu memakan biaya yang sangat besar sehingga itu memberatkan dari segi biaya, dan itu tidak bertahan lama. Kalau cuaca sedang mendung itu (listrik komunal) hanya bertahan 6-8 jam saja, juga berpengaruh dengan jaringan telekomunikasi. Karena jaringan itu juga menggunakan listrik komunal nya,” ujarnya.
Dengan adanya aliran listrik jelas akan memudahkan kegiatan masyarakat. Semoga dengan sudah teraliri nya ini bisa berdampak kepada perekonomian masyarakat sekitar. Dan semua kebutuhan masyarakat bisa terakomodir. (atr/ob1/ef)








