Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 15 Feb 2023 16:01 WITA

BPBD Kukar Bakal Coba Usulkan Mesin Pemadam Kebakaran di Program Rp 50 Juta Berbasis RT


Teks foto :Kepala Pelaksana BPBD Kukar, Fida Hurasani Perbesar

Teks foto :Kepala Pelaksana BPBD Kukar, Fida Hurasani

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Program bantuan Rp 50 juta berbasis RT dinilai sangat penting bagi pembangunan lingkungan warga sekitar. Bahkan program tersebut juga dinilai bisa membantu mencegah terjadinya musibah bencana kebakaran di Kutai Kartanegara (Kukar).

Untuk itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Fida Hurasani, dengan adanya program bantuan Rp50 juta/RT di Kukar sangat bermanfaat untuk meningkatkan suatu pembangunan dilingkungan warga. Selain untuk percepatan pembangunan, program tersebut juga dapat disisihkan untuk melakukan pembelian mesin pemadam kebakaran portable untuk mencegah musibah kebakaran.

Oleh karena itu, Fida berencana bakal mencoba untuk mengusulkan pembelian mesin pemadam kebakaran portable, dengan menggunakan program bantuan Rp50 juta berbasis RT. “Jadi kedepan, mudah-mudahan wacana ini diprogram pimpinan diatas. Saya bersyukur, disisi lain ada kemanfaatan dan membantu kemudahan tugas kami,” ujar Fida.

Tidak hanya itu, Fida juga berencana bakal meningkatkan kompetensi bagi para Barisan Sukarelawan Kebakaran Bencana (Balakarcana) di Kukar. Dalam waktu dekat BPBD Kukar akan mengadakan pelatihan dan pembekalan penanganan bencana kebakaran terhadap Balakarcana.

“Kedepannya saya sudah menyiapkan langkah-langkah, saya sendiri sudah mewacanakan dengan mengadakan pelatihan,” sebutnya.

Lanjut Fida, dengan dilengkapinya mesin pemadam kebakaran portable di setiap RT serta adanya pembekalan pengetahuan penanganan bencana kebakaran untuk Balakarcana, maka penanganan kebakaran dapat diantisipasi lebih cepat. Mereka yang sudah mengerti prosedur proses penanganan bisa mewakili petugas pemadam yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi terjadinya kebakaran.

“Waktu penanganan sejak laporan masuk kan di waktu tertentu. Mungkin kami terlambat dua menit atau lebih, terwakili dengan adanya Balakarcana yang duluan (di lokasi). Artinya kita tidak boleh membiarkan mereka apa adanya dan mereka harus dikawal,” pungkas Fida. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kukar Bidik Juara Porprov Korpri Kaltim 2026, Atlet Mulai Jalani Persiapan

9 Oktober 2026 - 14:34 WITA

Pemkab Kukar Siapkan Dana RT untuk Perkuat Sistem Air di Kawasan Rawan Kebakaran

8 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Pemkab Kukar Pastikan Bantuan Korban Kebakaran Danau Aji Sesuai Kebutuhan

8 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Pemkab Kukar Percepat Recovery Pascakebakaran Danau Aji

8 Oktober 2026 - 13:38 WITA

KAHMI Kukar Perkuat Soliditas dan Sinergi Pembangunan di Milad ke-60

4 Oktober 2026 - 15:24 WITA

Arbizz Space Diluncurkan, Aulia Harap Jadi Pusat Aktivitas UMKM dan Rekreasi di Kukar

4 Oktober 2026 - 11:28 WITA

Trending di Advertorial