Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 16 Agu 2023 15:22 WITA

Abdul Rasid Minta Pemkab Kukar dan Pemprov Tindaklanjuti Longsor di Loa Kulu


Abdul Rasid Minta Pemkab Kukar dan Pemprov  Tindaklanjuti Longsor di Loa Kulu Perbesar

Kondisi tanah longsor di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. (Istimewa)

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA- Beberapa waktu salah satu bangunan yang terletak di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu mengalami longsor ke dasar sungai akibat terjadinya keretakan tanah, pada Kamis (10/8/2023) lalu.

Menyikapi musibah tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) Abdul Rasid meminta kepada Pemkab Kukar untuk menjadi perhatian serius. Menurutnya, longsor yang terjadi dipinggir badan jalan harus mendapatkan penanganan serius.

Maka dari itu, Rasid berharap kepada Pemprov Kaltim untuk segera bertindak cepat untuk menangani permasalahan tersebut, agar tidak terjadi lagi menimpa pengendara maupun penduduk dikemudian hari.

“Semoga ini cepat ditindaklanjuti (Pemkab Kukar dan Pemprov Kaltim, ” ujar Rasid, Selasa (15/8/2023) kemarin.

Sebelumnya, Abdul Rasid sudah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di lokasi terdampak longsor. Menurut penjelasan warga setempat, saat dilakukan pengeboran kondisi di bawah jalan itu kosong.

“Mudah-mudahan dinas terkait yang ada di provinsi, mungkin secepatnya menindaklanjuti ini supaya tidak terlalu banyak korban rumah yang ada disitu,” sambung Rasid.

Diketahui, tanah longsor di Dusun Margasari bukan pertama kalinya terjadi. Pada 2019 lalu, bencana tersebut juga terjadi dan menenggelamkan 3 rumah warga. Bahkan lokasinya tidak terlalu jauh dengan sekarang.

Pemerintah Desa (Pemdes) Jembayan pun berencana merelokasi rumah warga, terutama rumah diatas Sungai Mahakam. Untuk mengantisipasi bencana yang terjadi di kemudian hari.

Menurut Rasid, jika daerah tersebut rawan longsor. Pemerintah perlu cepat mengambil tindakan antisipasi. Jika dibiarkan terlalu lama, tentu berpotensi memakan korban jiwa.

“Kalau memang ada wacana seperti itu, Kepala Desa (Kades) mungkin koordinasi nanti dengan pemerintah kita. Supaya perlu diambil langkah-langkah selanjutnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tandasnya. (adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 283 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KAHMI Kukar Perkuat Soliditas dan Sinergi Pembangunan di Milad ke-60

4 Oktober 2026 - 15:24 WITA

Arbizz Space Diluncurkan, Aulia Harap Jadi Pusat Aktivitas UMKM dan Rekreasi di Kukar

4 Oktober 2026 - 11:28 WITA

25.520 Kunjungan Diabetes di Puskesmas Kukar hingga September 2026, Dinkes Soroti Pola Konsumsi

3 Oktober 2026 - 20:46 WITA

Pemprov Kaltim Pimpin Penanganan Banjir Loa Janan-Samarinda, Sodetan Dikendalikan

3 Oktober 2026 - 15:44 WITA

Abdul Rasyid Terpilih Pimpin IKA FEBIS Unikarta Periode 2026-2031

3 Oktober 2026 - 13:22 WITA

DP2KB Kukar Gelar Pelayanan KB Gratis, Sasar 2.596 Akseptor Sepanjang 2026

2 Oktober 2026 - 13:53 WITA

Trending di Advertorial