okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Kelompok tani di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, mendapatkan berbagai bantuan dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat, Rosita, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat membantu mendukung aktivitas pertanian warga.
“Kelompok tani di sini sudah menerima bantuan berupa excavator mini, handtractor, kultivator, dan alat mesin pertanian (alsintan) lainnya. Bahkan beberapa kelompok juga mendapat bibit padi,” ujar Rosita, Jumat (23/5/2025).
Selain itu, petani juga telah menerima bantuan mesin panen atau kombin. Namun, pemanfaatan mesin ini masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Rosita menjelaskan bahwa tidak semua petani mau menggunakan mesin panen tersebut karena kondisi lahan yang tidak memungkinkan.
“Kombin baru dua tahun ini kita dapat, dan hanya digunakan saat musim panen saja. Tapi banyak yang belum mau memakai karena lahannya kecil-kecil dan mudah rusak. Di sini tidak seperti di daerah lain yang petaknya luas, jadi saat kombin lewat bisa merusak galangan atau parit kecil,” jelasnya.
Tak hanya soal alsintan, tantangan lain yang dihadapi petani Maluhu adalah sistem irigasi yang belum memadai. Sebagian besar lahan pertanian di wilayah ini masih mengandalkan tadah hujan, sehingga sangat bergantung pada kondisi cuaca.
“Kalau kemarau, kita kesulitan air. Tapi saat hujan deras, justru bisa banjir. Jadi kita masih sangat tergantung dengan irigasi, dan saat ini pengelolaannya masih oleh Distanak,” tambah Rosita.
Ia berharap ke depan ada upaya perbaikan dan pengembangan sistem irigasi yang lebih baik agar produktivitas pertanian di Maluhu dapat meningkat, dan penggunaan alsintan bisa lebih optimal.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)








