Menu

Mode Gelap

Dispora Kutai Kartanegara · 21 Mei 2025 15:37 WITA

Bejaguran Entertainment 2025 Siap Digelar, Dispora Kukar Angkat Kearifan Lokal Lewat Olahraga Tantangan


Teks foto : Kadispora Kukar, Aji Ali Husni Perbesar

Teks foto : Kadispora Kukar, Aji Ali Husni

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menghadirkan ajang olahraga yang memadukan budaya lokal dan semangat kompetisi. Bertajuk Bejaguran Entertainment 2025, kegiatan ini akan dilaksanakan pada 20–21 Juni mendatang di Taman Tanjong, Tenggarong.

Kegiatan tahunan ini diharapkan menjadi ajang yang mampu menginspirasi generasi muda Kukar untuk menyalurkan energi dan bakat mereka secara positif. Bejaguran, yang berasal dari bahasa Kutai dan berarti “berkelahi”, merupakan bentuk olahraga rakyat yang telah lama dikenal di tengah masyarakat sebagai sarana adu ketangkasan secara sportif.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa Bejaguran bukan sekadar pertarungan fisik, melainkan juga ruang pembinaan mental, kedisiplinan, dan sportivitas. “Bejaguran telah menjadi identitas olahraga masyarakat Kukar yang harus terus kita dorong. Kegiatan ini memberi tempat bagi pemuda untuk menyalurkan adrenalin dengan cara yang tertib dan terorganisir,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (20/05/2025).

Tidak seperti tinju profesional yang sarat dengan aturan ketat, bejaguran hadir dengan pendekatan yang lebih inklusif. Siapa saja dapat ikut serta selama memahami peraturan dasar dan siap bertanding secara sehat di ring resmi yang dilengkapi wasit dan juri.

Pemilihan Taman Tanjong sebagai lokasi penyelenggaraan pun memiliki makna tersendiri. Menurut Ali, tempat ini bukan hanya ruang publik yang strategis, tetapi juga simbol wajah baru Kukar yang ramah anak muda dan terbuka untuk berbagai aktivitas produktif.

“Kami ingin menjadikan Taman Tanjong sebagai pusat kegiatan olahraga dan rekreasi. Ini juga upaya mengenalkan Kukar sebagai daerah yang kaya akan potensi wisata sekaligus mendukung pembinaan atlet dari tingkat akar rumput,” tambahnya.

Lebih jauh, Ali menyebut bahwa kegiatan ini turut menjadi langkah preventif terhadap potensi konflik di kalangan remaja. Dengan menghadirkan suasana kompetisi yang teratur dan diawasi tenaga profesional, bejaguran menjadi media penyaluran emosi dan penyelesaian sengketa secara sehat.

“Daripada saling bermusuhan di jalan, lebih baik diselesaikan di atas ring, dengan aturan dan penghargaan terhadap lawan. Ini olahraga, bukan permusuhan,” tegasnya.

Bejaguran Entertainment 2025 diharapkan tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang pembinaan dan promosi nilai-nilai lokal yang positif bagi generasi muda Kukar.(adv/disporakukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Siapkan Opsi Baru untuk Hidupkan Kembali Tangga Arung Square dan Bioskop

22 Agustus 2026 - 15:48 WITA

14 Pejabat Kukar Dilantik, Bupati Sebut Pengisian Jabatan Masih Berjalan

21 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Berawal dari Minta Tumpangan, Pria di Muara Kaman Diduga Serang Korban di Kebun Sawit

21 Agustus 2026 - 20:46 WITA

Erau 2026 Dikawal Kejari Kukar, Pemkab Pastikan Pelaksanaan Sesuai Aturan

20 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Karhutla Picu Kabut Asap hingga Tenggarong, Pemkab Kukar Perkuat Koordinasi Penanganan

20 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Karhutla Dekati Permukiman Pendingin, Empat RT Berpotensi Terdampak

18 Agustus 2026 - 19:40 WITA

Trending di Peristiwa