Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 23 Feb 2023 16:15 WITA

Bupati Kukar Ikuti Panen Raya Dengan Para Petani di Sumber Sar


Bupati Kukar Edi Damansyah saat mengikuti panen raya dengan didampingi jajaran forkopimda Perbesar

Bupati Kukar Edi Damansyah saat mengikuti panen raya dengan didampingi jajaran forkopimda

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengikuti panen raya padi sawah di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kukar, Kamis (23/2/2023). Dengan menggunakan mesin pemanen padi modern, yaitu combine harvester.

Panen raya di Sumber Sari, merupakan hasil dari program Makmur Idaman yang direalisasikan Pemkab Kukar dengan berkolaborasi dengan PT Pupuk Indonesia. Dalam pelaksanaannya, nampak para petani sumringah sebab hasil pertanian meningkat dari sebelumnya.

“Sebelum ada program (Makmur Idaman) hanya 4,5 ton per hektare, sekarang jadi 5-6 ton per hektare,” kata Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Edi menjelaskan, Program Makmur Idaman direalisasikan di daerah Kukar, dengan luasan mencapai 70 hektare. Untuk wilayah Loa Kulu seluas 50 hektare sedangkan untuk Kecamatan Anggana seluas 20 hektare. Edi menilai, Makmur Idaman merupakan program paket lengkap. Mengingat, mulai dari pengolahan lahan sebelum ditanam, para petani diberi pendampingan. Tidak hanya itu, pasar hasil produksinya pun juga tersedia.

“Hasil produksi akan dibeli langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Purnama Desa Loh Sumber, ” ujarnya.

Bupati berjanji program Makmur Idaman tidak hanya di dua kecamatan saja, melainkan bakal ada di kecamatan lainnya secara berkelanjutan. Bahkan program ini nantinya bakal didukung dengan alsintan serta jalan usaha tani yang memadai. Juga saluran irigasi dan embung pengairan lahan pertanian.

Sementara itu, Staf Vice Presiden Penjualan Wilayah 5 Pupuk Indonesia, Rendi Purwadi, mengatakan, program ini merupakan program yang diresmikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang diaplikasikan di Kukar. Dari program ini, PT Pupuk Indonesia ditunjuk sebagai leader untuk menjalankan program ini di seluruh Indonesia.

“Kemarin Alhamdulillah kami coba diskusi dengan Bupati (Kukar) dan tertarik. Karena program ini menjawab permasalahan petani dari hulu ke hilir. Jadi dari permodalan dan pemasaran yang jadi ekosistem diramu bersama,” ungkapnya.

Sebelum penanaman, pihaknya melakukan uji tanah terlebih dahulu. Hal itu untuk mengetahui unsur hara yang ada di kawasan pertanian tersebut. Untuk itu, pemberian pupuk dapat disesuaikan dengan karakter tanah yang ada lahan pertanian tersebut.

“Selain itu mengandeng Petrokimia untuk mengawal agar tidak terkena hama. Alhamdulillah, hasilnya tidak ada hama,” tutupnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Janji di Atas Kertas Akan Dicek ke Lapangan, Kukar Finalkan Arah Pembangunan 2027

20 April 2026 - 17:29 WITA

Pembangunan Kukar 2027

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

Baru Dilantik, PJ Kades Jonggon Fokus Siapkan PAW dan Lanjutkan Program Desa

9 April 2026 - 17:29 WITA

PJ Kades Jonggon

Standar Mutu Konstruksi Kaltim Teratas Nasional, PUPR Provinsi Sabet Peringkat 1 Sutami Award 2025

2 Desember 2025 - 14:12 WITA

Sutami Award 2025
Trending di Pemerintahan