Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 3 Mar 2023 15:51 WITA

Damkar Akan Dibentuk Menjadi OPD Baru, Berpisah Dengan BPBD Kukar


Kalak BPBD Kukar, Fida Hurasani Perbesar

Kalak BPBD Kukar, Fida Hurasani

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Rencana pemisahan Pemadam Kebakaran (Damkar) di bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi organisasi perangkat daerah baru akan segera terealisasi. Nantinya Damkar bakal memiliki organisasi tersendiri bernama Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan.

Pemisahan tersebut berdasarkan surat Permendagri 16/2020 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Diikuti dengan Peraturan Bupati (Perbup) pemisahan Damkar dan BPBD yang baru saja dikeluarkan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono, mengatakan, beberapa hari yang lalu sudah dilakukan rapat oleh Tim Penilai Kinerja (TPK) untuk menentukan jabatan-jabatan untuk ditempatkan. Setelah semua selesai kemudian baru diserahkan kepada Bupati Kukar.

“Ya mudah-mudahan bisa cepat kita laksanakan dan cepat kia selesaikan,” ucapnya.

Sunggono menilai pemisahan Damkar dan BPBD memang diperlukan mengingat jangkauannya yang sangat luas dan memiliki masalah yang sangat kompleks. Untuk itu memang harus dipisah agar bisa lebih fokus di bidang masing-masing.

“BPBD nantinya bertugas untuk bidang kebencanaan sedangkan Damkar akan bertugas di bidang penyelamatan, Mudah-mudahan dengan adanya OPD baru ini bisa lebih dimaksimalkan fungsi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sunggono.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kukar, Fida Hurasani mengungkapkan, Perbup sudah diterima. Saat ini hanya menunggu pimpinan saja kapan melaksanakan. Kapanpun pimpinan ingin memisahkan BPBD Kukar telah siap.

“Tapi kami tidak punya wewenang untuk menanyakan kapan waktunya. Tapi pada prinsipnya kami siap, baik BPBD selaku induk OPD maupun pemadam kebakaran yang merupakan OPD baru,” ungkap Afe.

Di sisi lain, Fida mengakui untuk peningkatan SDM sudah berjalan walaupun belum mumpuni karena ini bersifat teknis adapun untuk bidang damkar saat ini sudah diaudit mulai dari Indikator Kegiatan Kinerja (IKK) dan audit standar pelayanan.

“Walaupun saat ini masih di bidang BPBD tapi mereka sudah standar organisasi dinas, “kata Fida.

Lebih lanjut, target kedepannya, Fida ingin merubah pola pelatihan dan tidak ada salahnya apabila mendatangkan instruktur khusu. Dan untuk fasilitas ia akan secara bertahap untuk melengkapi fasilitas. “Tidak ada salahnya instruktur yang kita datangkan. Karena lahan kita punya, mau vertical rescue, alam mendukung. Tinggal kita buat tower untuk tali segala macam. Kolam renang standar internasional latihan selam, alat lengkap ada. Instruktur bisa kita datangkan ,” pungkas Fida. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 272 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Janji di Atas Kertas Akan Dicek ke Lapangan, Kukar Finalkan Arah Pembangunan 2027

20 April 2026 - 17:29 WITA

Pembangunan Kukar 2027

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

Baru Dilantik, PJ Kades Jonggon Fokus Siapkan PAW dan Lanjutkan Program Desa

9 April 2026 - 17:29 WITA

PJ Kades Jonggon

Standar Mutu Konstruksi Kaltim Teratas Nasional, PUPR Provinsi Sabet Peringkat 1 Sutami Award 2025

2 Desember 2025 - 14:12 WITA

Sutami Award 2025
Trending di Pemerintahan