Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 12 Mei 2025 14:35 WITA

Danau Muara Siran, Surga Gambut yang Menanti Sentuhan Infrastruktur Wisata


Danau Muara Siran, Surga Gambut yang Menanti Sentuhan Infrastruktur Wisata Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA— Terletak di jantung Desa Muara Siran, Kecamatan Muara Kaman, Danau Muara Siran menyimpan pesona ekowisata yang belum banyak dijamah. Dikelilingi hutan gambut yang masih alami, danau ini menawarkan pengalaman menyatu dengan alam yang unik dan berbeda dari destinasi wisata konvensional.

Kepala Desa Muara Siran, Ishan Mashor, menyampaikan bahwa danau ini memiliki keunikan tersendiri. Salah satunya adalah keberadaan formasi pohon rasau di tengah danau yang kerap disebut warga sebagai “Raja Ampat mini” karena keindahan bentuknya yang menyerupai gugusan pulau.

“Potensinya besar sekali. Bukan hanya pemandangannya yang memukau, tapi juga kekayaan hayati di sekitar hutan gambut yang masih terjaga,” ujarnya, Kamis (12/5/2025).

Selain panorama alam, wisatawan juga dapat menikmati aktivitas menyusuri danau dengan kano, menyaksikan matahari terbenam, hingga menginap di homestay milik warga yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Homestay tersebut disewakan seharga Rp150.000 per malam dengan fasilitas dasar seperti kamar mandi, WC, dan musala. Pengelolaan wisata dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, dipimpin oleh Padli, ketua Pokdarwis setempat.

Namun, pengembangan destinasi ini masih dihadapkan pada kendala utama: aksesibilitas. Menurut Ishan, biaya transportasi yang tinggi menjadi faktor yang menghambat jumlah kunjungan.

“Untuk menuju lokasi, pengunjung harus menyiapkan dana sekitar Rp200.000 sampai Rp250.000 karena jarak tempuh yang jauh dan kebutuhan BBM mencapai 7–8 liter, dengan harga sekitar Rp15.000 per liter,” terangnya.

Hingga kini, bantuan dari pemerintah daerah untuk pengembangan infrastruktur wisata belum maksimal. Ishan menyebut dukungan justru datang dari pihak ketiga, seperti perusahaan tambang PT Bayan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M. Ridha Fatrianta, menegaskan bahwa Danau Muara Siran termasuk dalam daftar kawasan wisata potensial yang tengah dipetakan untuk dikembangkan.

“Dari sisi keasrian alam dan budaya lokal, tempat ini punya daya tarik tinggi. Kami sudah mulai dengan pelatihan pengelolaan untuk Pokdarwis agar kualitas pelayanan bisa meningkat,” ujarnya.

Ridha berharap ada sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mendorong pertumbuhan ekowisata di Kukar.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dari Panggung IDEF, Petala Borneo Gaungkan Erau lewat “Menjaga Adat”

25 Juli 2026 - 18:24 WITA

petala borneo

IWAPI Kukar dan STIE Tenggarong Buka Peluang Pelatihan hingga Magang Bisnis

25 Juli 2026 - 16:27 WITA

IWAPI Kukar STIE Tenggarong

Hetifah Ingatkan Lulusan STIE Tenggarong: Dunia Kerja Butuh Adaptasi, Bukan Sekadar Gelar

25 Juli 2026 - 14:55 WITA

STIE Tenggarong

Pemkab Kukar Dorong Lulusan STIE Tenggarong Ciptakan Lapangan Kerja di Era IKN

25 Juli 2026 - 11:59 WITA

STIE Tenggarong

Dana Program RT Ditargetkan Cair Oktober, Usulan Wajib Lolos Verifikasi

24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Dana Program RT Kukar

Insentif Guru Swasta Diperiksa, Akbar Haka Minta Persoalan Tak Jadi Bola Liar

24 Juli 2026 - 17:30 WITA

insentif guru swasta Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru