Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 22 Mei 2025 15:28 WITA

Dari Sawah hingga Dapur, PPL Rosita Bantu Petani dan KWT Olah Hasil Tani


Teks foto: Ppl Rosita (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Teks foto: Ppl Rosita (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mewujudkan swasembada pangan, sosok Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menjadi ujung tombak pendampingan petani di lapangan. Salah satunya adalah Rosita, PPL dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar yang bertugas di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong.

Rosita berperan penting sebagai penghubung antara petani dan instansi pemerintah. Segala informasi dan program dari Distanak disalurkan kepada kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) melalui dirinya.

“Kami ini jembatan informasi. Segala hal dari dinas, kita sampaikan langsung ke petani agar bisa segera ditindaklanjuti di lapangan,” ujarnya, Kamis (22/5/2025).

Saat musim tanam tiba, intensitas kerja Rosita meningkat. Ia aktif memantau perkembangan tanaman setiap hari, memastikan petani mendapat pendampingan teknis sesuai kebutuhan. Bahkan, demi efektivitas komunikasi, pertemuan kelompok tani sering digelar pada malam hari karena para petani sibuk di ladang dari pagi hingga sore.

“Pertemuan kelompok kami malam hari, menyesuaikan waktu petani. Di situ kami diskusi, menyampaikan informasi, dan merancang strategi tanam atau olahan hasil panen,” ungkapnya.

Tak hanya mendampingi petani di sawah, Rosita juga aktif membina ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT). Ia membantu mereka mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah seperti kue dan camilan, sekaligus memberikan pelatihan keterampilan lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

“Peran kami tidak hanya soal pertanian, tapi juga bagaimana hasil panen bisa bermanfaat lebih luas. Kami ajarkan cara mengolah hasil tani, membuat olahan, bahkan pemasaran sederhana,” jelas Rosita.

Dedikasi Rosita sebagai PPL bahkan melampaui hari kerja. Ia mengaku sering tetap berada di lapangan pada akhir pekan demi memenuhi laporan dan mendampingi kegiatan petani. “Tugas kami memang untuk mereka. Kalau mereka butuh, kami harus siap,” tegasnya.

Dengan peran yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, kehadiran PPL seperti Rosita menjadi salah satu kunci keberhasilan program pangan nasional di tingkat akar rumput. Tak hanya sebagai penyuluh, ia juga menjadi sahabat, penggerak, dan penguat semangat bagi para petani Kelurahan Maluhu.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setelah Sangasanga dan Muara Jawa, Gowes Bersama Sambangi Warga Samboja

8 Juni 2026 - 19:25 WITA

gowes bersama

Biaya Naik, Pembeli Turun: Pedagang Gorengan Tenggarong Terjepit Harga Minyak

8 Juni 2026 - 17:07 WITA

gorengan tenggarong

Lewat Kaltim Aktif, KORMI Dorong Olahraga Masyarakat Jadi Gaya Hidup

7 Juni 2026 - 14:35 WITA

kormi kaltim

Kebutuhan Daging Kaltim Naik, Hetifah Dorong Unmul Perkuat Riset Peternakan Zero Waste

7 Juni 2026 - 14:31 WITA

daging

Setelah Vakum Sejak Pandemi, Stand Up Indo Tenggarong Hidupkan Lagi Open Mic

6 Juni 2026 - 19:47 WITA

Stand Up Indo Tenggarong

HMI Kukar Perkuat Kaderisasi, LK II Nasional Diarahkan Bentuk Kader Kritis dan Adaptif

6 Juni 2026 - 17:26 WITA

HMI Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru