Menu

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 7 Mei 2026 13:13 WITA

Dari Tata Boga hingga Membatik, IWAPI Kukar Siapkan Pelatihan UMKM Perempuan


Ketua DPC IWAPI Kukar, Fety Puja Amelia Solihin, menyampaikan sambutan dalam Rakercab II IWAPI Kukar 2026 yang membahas pelatihan UMKM perempuan. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Ketua DPC IWAPI Kukar, Fety Puja Amelia Solihin, menyampaikan sambutan dalam Rakercab II IWAPI Kukar 2026 yang membahas pelatihan UMKM perempuan. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — IWAPI Kukar kembali menyiapkan program pelatihan keterampilan bagi perempuan pelaku UMKM pada 2026. Pelatihan tersebut mencakup tata boga, tata rias, menjahit, hingga membatik, dan diarahkan untuk membantu pelaku usaha perempuan mengembangkan keterampilan serta daya saing di tingkat kecamatan.

Ketua DPC IWAPI Kukar, Fety Puja Amelia Solihin, mengatakan program pembinaan bagi wirausaha perempuan tetap menjadi salah satu prioritas organisasi. Menurutnya, pelatihan keterampilan perlu terus dilanjutkan agar pelaku UMKM perempuan memiliki bekal yang lebih kuat dalam mengembangkan usaha.

“Kami ingin pelatihan-pelatihan ini tetap berjalan agar perempuan pelaku usaha memiliki keterampilan tambahan dan mampu mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Rencana pelatihan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II IWAPI Kukar yang digelar di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Kamis (7/5/2026).

Fety menjelaskan, pelatihan akan dilaksanakan secara bertahap sepanjang 2026. Program ini diharapkan dapat menjangkau perempuan pelaku usaha di sejumlah kecamatan, terutama mereka yang membutuhkan penguatan keterampilan praktis untuk menopang usaha rumahan maupun usaha kecil.

Selama ini, IWAPI Kukar telah menjalankan sejumlah program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan berbasis keterampilan. Beberapa bidang yang menjadi perhatian antara lain tata boga, tata rias, menjahit, dan membatik.

Menurut Fety, pelatihan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menambah kemampuan teknis. Lebih dari itu, pembinaan diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan memperkuat posisi perempuan dalam ekonomi keluarga.

Selain menjalankan program internal organisasi, IWAPI Kukar juga terus membangun kerja sama dengan pemerintah daerah. Sinergi itu dilakukan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kutai Kartanegara.

Fety mengatakan, dukungan lintas pihak dibutuhkan agar pembinaan UMKM perempuan dapat berjalan lebih luas dan berkelanjutan.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, IWAPI Kukar juga mulai membuka peluang dukungan dari sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan pelatihan bagi pelaku UMKM perempuan.

“Dengan adanya efisiensi anggaran, tentu IWAPI juga terdampak. Oleh sebab itu kami akan mencoba menggandeng CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Kutai Kartanegara,” ucapnya.

Fety berharap program pelatihan yang disiapkan IWAPI Kukar dapat memberi manfaat langsung bagi perempuan pelaku usaha. Ia ingin UMKM perempuan di Kukar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang, naik kelas, dan memiliki daya saing lebih baik.

“Harapannya UMKM perempuan di Kutai Kartanegara bisa terus berkembang, naik kelas, dan memiliki daya saing lebih baik,” tutupnya. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

DPRD Kukar Dorong Penelusuran Alur Dana Honor Guru Non-ASN hingga BPKAD

11 September 2026 - 12:18 WITA

Honor Guru Non-ASN Kukar Tertunda Tiga Bulan, Disdikbud Minta Sekolah Segera Validasi Data

10 September 2026 - 15:22 WITA

Beseprah Kukar Resmi Jadi WBTB, Tradisi Kesetaraan Didorong Tetap Lestari

10 September 2026 - 15:05 WITA

Distanak Kukar Ungkap Alasan Benih Padi Ditebar Langsung di Danau Semayang

9 September 2026 - 17:33 WITA

Sidang Kasus Etomidate Mantan Kasat Narkoba Kukar, Jaksa Hadirkan Tiga Saksi

9 September 2026 - 15:58 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru