Menu

Mode Gelap
Hadirnya Rumah Produksi Bersama Dinilai Bisa Mengangkat Harga Komoditas Jahe di Wilayah Jonggon Pemkab Kukar Pastikan Insentif RT Naik Tahun Ini DiskopUKM Kukar Gelar Sejumlah Pelatihan Bagi UMKM, Sasar di Kecamatan Majukan UMKM, IRMA Masjid Agung Sultan Sulaiman Dapat Apresiasi dari Bupati Kukar Dapat Bantuan Mesin Produksi Jahe, Pemkab Kukar Siap Fasilitasi Listrik, Air Hingga Lahan untuk Petani

Pemerintahan · 6 Apr 2022 22:19 WIB

Didukung Komisi IV, DKP3A Siapkan Edukasi Pra Nikah, Edukasi Parenting dan Klub Ayah


 Didukung Komisi IV, DKP3A Siapkan Edukasi Pra Nikah, Edukasi Parenting dan Klub Ayah Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA – “Program kegiatan yang akan dilakukan adalah upaya preventif melalui pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui Edukasi Pra Nikah, Edukasi Parenting dan Klub Ayah,” demikian tegas anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Fitri Maisyaroh.

Hal itu disampaikan Fitri saat audiensi bersama Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, di Ruang Rapat Kepala DKP3A, Selasa (5/4/2022) tadi.

Dikatakan, untuk mendukung kegiatan tersebut, Fitri mengatakan siap mengalokasikan Anggaran Pokok Pikiran (Pokir) untuk program kegiatan bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak itu. Rencananya, anggaran pokir yang dialokasikan ini adalah Rp 500 juta pada APBD Perubahan 2022, dan Rp 1 miliar pada APBD 2023.

Menurut Fitri, dari anggaran tersebut rencananya akan dialokasikan 25 persen untuk penanganan pelayanan dan 75 persen untuk pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Seperti disampaikan di atas, program yang dilakukan adalah upaya preventif melalui pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui Edukasi Pra Nikah, Edukasi Parenting dan Klub Ayah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DKP3A Kaltim, Noryani Sorayalita menyambut baik dan siap bekerja sama dengan Komisi IV DPRD Kaltim. Ia menilai, hal ini sebagai bentuk perhatian terhadap perempuan dan anak.

“Kita mengupayakan program kegiatan ini tepat sasaran dan dapat mengurangi tingkat kekerasan di Kaltim,” ujar Soraya.

Soraya menyampaikan, program kegiatan edukasi Pra Nikah diharapkan dapat menyentuh akar persoalan penanggulangan stunting, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan mengendalikan angka perceraian.

Sementara Edukasi Parenting diharapkan dapat berupa gaya pengasuhan anak berdasarkan perbedaan gender, berdasarkan usia anak, dan berdasarkan perbedaan karakter anak. Selain itu juga pengetahuan tentang gaya pengasuhan ayah ideal, pengetahuan tentang gaya pengasuhan ibu ideal, dan komunikasi orang tua-anak yang efektif. Ada juga upaya simulasi cara berkomunikasi dengan anak.

“Sedangkan untuk Klub Ayah, sebagai upaya mengurai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat yang salah satunya disebabkan ketiadaan peran ayah dalam keluarga,” imbuh Soraya.
Ia berharap, program tersebut sebagai langkah menyiapkan ketahanan keluarga sehingga dapat membentuk generasi masa depan berkualitas. (rd/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Ngapeh Hambat, Bupati Kukar Dengarkan Paparan Masing-Masing OPD

13 Maret 2023 - 16:03 WIB

Berpotensi Terjadi Kebakaran di Bulan Suci, Bupati Kukar Minta Damkar dan Balakarcana Siap Siaga

12 Maret 2023 - 21:02 WIB

PAPDESI Kukar Gelas Muscab ke-3, Bupati Berpesan Jaga Kekompakan dan Tetap Amanah

11 Maret 2023 - 12:36 WIB

Resmi Dimulai, MTQ ke-10 Tingkat Kecamatan Tenggarong Diikuti 12 Kelurahan

11 Maret 2023 - 10:05 WIB

Bupati Kukar Apresiasi Tujuh Perusahaan Salurkan Dana CSR untuk Pembangunan Taman

10 Maret 2023 - 16:25 WIB

Musrenbang Kecamatan Tenggarong Hasilkan 237 Usulan Prioritas

9 Maret 2023 - 16:25 WIB

Trending di Pemerintahan