okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kementerian Agama (Kemenag) Kutai Kartanegara (Kukar), memastikan bahwa seluruh jemaah haji asal Kukar dalam keadaan sehat. Diketahui, cuaca ekstrem sedang melanda Kota Makkah, Arab Saudi.
“Suhu disana mencapai 40-45 derajat celsius. 18 derajat celsius lebih panas, dibanding cuaca di Indonesia. Dimana suhu normal di Indonesia berkisar di 21,3 derajat celsius hingga 29,7 derajat celsius, ” ujar Kasi Haji dan Umroh Kemenag Kukar, Anwar, Senin (4/7/2022).
Hingga saat ini, tercatat 416 jemaah haji asal Indonesia jatuh sakit di Arab Saudi. Dehidrasi dan kelelahan diduga menjadi penyebab utama. Sebanyak 93 di antaranya hingga kini masih dirawat Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mekkah. Dan 20 jemaah asal Indonesia dilaporkan tutup usia.
“Untuk jemaah asal Kukar belum ada laporan, aman dan sehat-sehat sampai saat ini ,” ujarnya.
Ia pun meminta masyarakat Kukar yang memiliki keluarga, yang melaksanakan ibadah haji tahun 1443 Hijriah ini agar tidak khawatir dan terus mendoakan kesehatan dan keselamatan keluarganya.
“Karena memang, khususnya jemaah calhaj asal Kukar sudah diingatkan untuk fokus beribadah saja. Serta mengurangi dan menunda kegiatan yang tidak perlu,” pintanya.
Sementara itu, untuk jemaah haji asal Kukar, dipastikan sedang mempersiapkan diri ke Mina dan Arafah. Untuk mengikuti rangkaian puncak ibadah haji. Yakni melaksanakan lempar jumrah : jumrah ula (pertama) atau jumrah sughra, jumrah wustha (tengah), dan jumrah ‘aqabah (terakhir). Sehari setelahnya menjalani rangkaian Wuquf di Padang Arafah.
“Diperkirakan berangkat tanggal 8 Dzulhijjah) atau tanggal 7 Juni,” tutup Anwar.
Adapun, total jemaah haji asal Kukar yang diberangkatkan ke Tanah Suci, Makkah sebanyak 241 jemaah. Terbagi di kelompok terbang (kloter) 5 sebanyak 167 jemaah haji dan kloter 7 sebanyak 74 jemaah haji. (atr/ob1/ef)








