Desa Teratak, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bakal segera diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU). Pekerjaan tahun ini diperkirakan hanya bersifat sementara dengan melakukan pengerasan terlebih dahulu.
Diperkirakan pengerjaan permanen bakal dilakukan pada tahun 2024. Untuk saat ini, penanganan yang bersifat sementara tersebut diperkirakan bakal memakan biaya sebesar Rp 2 Miliar dengan menggunakan dana APBD Kukar.
“Sebenarnya jalan penghubung tersebut telah masuk di anggaran APBD Kukar, dan di 2024 bakal menjadi prioritas,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga, Restu Irawan, Kamis (9/2/2022).
Restu mengatakan, jalan penghubung antara dua desa tersebut sepanjang 24 kilometer dan akan ditetapkan menjadi jalan ruas kabupaten. Pengerjaan jalan tersebut bakal dilakukan bertahap oleh pemerintah daerah.
“Nantinya itu menjadi ruas kabupaten dan itu 24 kilometer kita pasti akan cicil pengerjaannya mengingat jalan yang sangat panjang,” ucap Restu.
Lebih lanjut, Restu menjelaskan proses pengerjaannya untuk tahun ini hanya sepanjang 2 kilometer. Menurutnya, perbaikan jalan tersebut memiliki kendala karena jalan sering terendam banjir air pasang sungai Mahakam.
“Jadi becek kena banjir apalagi sekarang musim hujan. Jadi penanganan pertama berupa pengerasan dulu, Insyaallah di APBD-P 2023 dimasukkan lagi, sudah kami catat. Sejak tahun kemarin sebenarnya kami masukkan tapi kami masih fokus ke hulu dulu baru ke wilayah tengah,” pungkas Restu.
Berdasarkan informasi, beberapa waktu lalu masyarakat Desa Teratak bersama pemerintah desanya melakukan gotong royong untuk melakukan perbaikan jalan agar bisa dilewati. Mengingat, sebelumnya sering terjadi kecelakaan roda dua akibat dari rusaknya jalan tersebut. (atr/ob1/ef)








