okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara bekerja sama dengan Polsek dan Koramil Kembang Janggut mengadakan kegiatan pemantauan terhadap kendaraan angkutan barang di wilayah kecamatan Kembang Janggut.
Kegiatan ini dilaksanakan di sekitar simpang tiga poros Kembang Janggut – Tabang dan jalan poros Kota Bangun – Kembang Janggut .
Sub Koordinator Bimbingan Keselamatan Dishub Kukar, Abror Sungudi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan keselamatan, keamanan dan ketertiban dijalan serta dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Terutama para pemilik /pengemudi kendaraan, khususnya kendaraan angkutan barang mempunyai keawajiban yang harus di penuhi baik SIM,STNK maupun kewajiban untuk melaksanakan uji berkala /KIR, ” ujarnya beberapa waktu lalu.
Karena dengan melakukan uji berkala, tambah Abror berarti kendaraan tersebut sudah dikatakan laik jalan, sehingga keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara juga lebih terjamin karena uji berkala ini dilaksanakan setiap 6 bulan sekali.
Adapun kegiatan ini sifatnya adalah sosialisasi dan himbauan sehingga belum ada tindakan penilangan bagi pengemudi yang melanggar aturan. Khusus untuk kendaraan truk yang mengangkut muatan barang baik hasil kebun maupun kebutuhan pokok lainnya.
Untuk itu diimbau agar tidak memuat melebihi kelas jalan yang ada (over loading) yakni beban maksimal 8 ton. Itu tentu akan akan berpotensi berakibat pada kondisi jalan menjadi rusak maupun keselamatan pengemudi itu sendiri.
“Kalau jalan menjadi rusak tentunya tingkat keselamatan, kenyamanan dan pergerakan arus transportasi pun akan terganggu,” ucapnya.
Kurang lebih sebanyak 70 unit kendaraan angkutan barang yakni pikap dan truk yang terjaring dalam kegiatan ini dan sebagian besar pelanggarannya adalah uji berkala.
Abror menekankan kegiatan ini akan terus dilaksanakan di kecamatan-kecamatan khususnya pada jalan kabupaten dalam wilayah Kabupaten Kukar.
“Ini bertujuan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terutama pemilik / pengemudi kendaraan khususnya angkutan barang betapa pentingnya melaksanakan uji berkala,” tutup Abror. (atr/ob1/ef)








