Menu ✖

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 17 Mei 2025 16:57 WITA

Dispar Kukar Dorong Desa Wisata Mandiri Lewat Bantuan Terarah dan Kolaborasi Lintas Sektor


 Teks foto : Ilustrasi tempat wisata Perbesar

Teks foto : Ilustrasi tempat wisata

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi lokal semakin nyata. Melalui Dinas Pariwisata (Dispar), berbagai langkah konkret telah dilakukan untuk mendukung pertumbuhan desa wisata, terutama yang dinilai siap dan memiliki semangat kuat dalam mengembangkan potensi lokalnya.

Tidak hanya memberikan bantuan finansial, Dispar Kukar juga menyalurkan dukungan dalam bentuk pembangunan infrastruktur pariwisata seperti gazebo, area bermain keluarga, dan fasilitas umum lainnya guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Pelaksana Tugas Kepala Dispar Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa setiap bentuk bantuan diberikan berdasarkan hasil seleksi ketat dan evaluasi langsung di lapangan. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa dukungan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berdampak positif.

“Kami tidak ingin bantuan hanya menjadi formalitas. Setiap desa penerima sudah melewati proses verifikasi, agar penggunaan bantuan bisa maksimal dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” jelas Arianto pada Sabtu (17/5/2025).

Ia juga menekankan bahwa pembangunan pariwisata tidak bisa dijalankan secara terpisah. Diperlukan kerja sama antarinstansi serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat agar pengembangan destinasi wisata dapat berkelanjutan dan memberi manfaat luas.

Dispar Kukar terus menjalin kemitraan dengan berbagai OPD agar pembangunan fisik maupun non-fisik di desa wisata bisa saling mendukung. Hal ini sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga, dari pedagang kuliner, penyedia jasa penginapan, hingga pengrajin lokal.

“Ketika fasilitas tersedia, aktivitas ekonomi akan bergerak. Inilah kekuatan pariwisata dalam memberdayakan masyarakat,” ujar Arianto.

Lebih jauh, ia menyebut bahwa pemberdayaan desa wisata merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan pemerataan pembangunan. Dengan menarik wisatawan, desa mampu menggerakkan ekonomi dari bawah dan menciptakan kemandirian tanpa harus selalu bergantung pada anggaran besar.

“Yang kami cari adalah desa dengan komitmen kuat. Potensi itu sudah mereka miliki, dan tugas kami adalah mendampingi agar potensi tersebut bisa berkembang maksimal,” tegasnya.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aulia Minta Pejabat Baru Segera Beradaptasi, Komunikasi dan Pelayanan Publik Jadi Sorotan

6 November 2026 - 22:34 WITA

150 Rumah di Bantaran Sungai Tenggarong Direlokasi, Pemkab Kukar Siapkan Lokasi di Mangkurawang dan Jongkang

6 November 2026 - 22:32 WITA

Penataan Bantaran Sungai Tenggarong, Aulia Pastikan Relokasi Warga Tak Abaikan Hak Ekonomi

6 November 2026 - 22:31 WITA

Distanak Kukar Siapkan Pengembangan Ayam Petelur di Lima Kecamatan, Bidik Pasokan Telur Lokal

6 November 2026 - 22:29 WITA

DP3A Kukar Perkuat Program Gencar, Dorong Pencegahan Pernikahan Usia Dini

5 November 2026 - 22:26 WITA

Konektivitas Antarwilayah Jadi Perhatian, Pemkab Kukar Siapkan Penanganan Sejumlah Ruas Jalan

4 November 2026 - 22:24 WITA

Trending di Advertorial