okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Safrudin, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan nelayan pesisir, khususnya di wilayah Muara Badak.
Hal ini ia sampaikan saat mendampingi Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin dalam kunjungan kerja di wilayah tersebut, Rabu (9/7/2025).
“Kalau kami ya insyaallah untuk nelayan di pesisir ini selalu kami prioritaskan. Memang yang paling mereka butuhkan adalah bantuan peralatan untuk menangkap ikan,” ujar Safrudin.
Ia menambahkan bahwa tantangan nelayan tak hanya saat menangkap ikan, tetapi juga pasca-panen. Oleh karena itu, bantuan berupa alat penyimpanan seperti freezer menjadi sangat penting agar hasil tangkapan tetap segar dan memiliki nilai jual yang baik.
“Ini kan pasca menangkap, mereka harus ada tempat untuk menyimpan hasil tangkapan ikan mereka. Makanya setelah dari laut itu harus ada tempatnya, makanya dikasih bantuan berupa freezer,” jelasnya.
Selain fokus pada alat tangkap dan penyimpanan, Safrudin juga menyambut baik rencana pelatihan pembuatan kapal yang digagas pemerintah daerah. Menurutnya, pelatihan ini akan memperkuat kemandirian nelayan Kukar, terutama dalam hal penyediaan armada.
“Saya sangat senang dengan adanya program pelatihan pembuatan kapal/perahu. Karena kapal-kapal yang saat ini tukangnya dari luar, makanya kami buatkan pelatihan nanti biar mereka bisa memproduksi sendiri,” ungkapnya.
Dengan jumlah nelayan produktif yang mencapai seribu lebih di kawasan pesisir Kukar, dukungan berupa alat tangkap, pelatihan, dan akses pemasaran menjadi sangat penting.
Safrudin memastikan pihak DPRD akan terus bersinergi dengan Pemkab Kukar dalam memperkuat sektor perikanan sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir.(adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)








